Asep menegaskan bahwa fenomena geng motor ini sudah melampaui batas kenakalan remaja dan telah masuk ke ranah kriminal murni.
Karena itu, Polda Riau akan bertindak tegas dan terukur.
Menurutnya, penindakan tersebut juga melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan para orangtua pelaku.
Hal ini demi memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Riau.
"Dalam penggeledahan yang dilakukan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang mengkhawatirkan," ungkap Kombes Asep.
Dalam penggeledahan itu ditemukan barang bukti antara lain sebuah double stick, alat setrum gajah, serta beberapa senjata tajam (sajam) lain yang digunakan para pelaku dalam melancarkan aksinya.
Asep mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.
Peran serta masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga kota Pekanbaru.
Diketahui sebelumnya beredar video menampilkan segerombolan pemotor melintas di Jalan Srikandi Pekanbaru.
Baca Juga: Pekanbaru Masuk Kota Intoleran, DPRD Protes ke SETARA Institute: Framing
Tak lama, para pemotor tersebut memutar balik sambil membawa senjata tajam berusaha menyerang dan mengejar warga di lokasi itu.
Berita Terkait
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar
-
24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor
-
Prabowo Anugerahi Polda Riau Nugraha Sakanti, Tekankan Transformasi Besar Polri
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Spill Jam Tangan-Tas Branded Anggota DPRD Riau dan Istri, Nilainya Ratusan Juta
-
Hari Gajah Sedunia 2026, Domang 'si Selebriti' dan Eksistensi Gajah Nusantara
-
Sebanyak 2.665 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Riau Selama 2023-2025