"Permasalahan jalan rusak ini menjadi bagian dari visi dan misi kami. Dari 1.700 titik yang ada, baru sekitar 200 titik yang berhasil diperbaiki. Maka tidak heran jika masyarakat belum begitu merasakan dampak dari kehadiran kami dalam menangani persoalan ini," ungkap dia, Jumat (18/4/2025).
Namun, Pemkot Pekanbaru tengah menyusun strategi percepatan agar, perbaikan jalan dapat dilakukan secara signifikan pada tahun ini.
Pemkot Pekanbaru menargetkan perbaikan hingga 1.000 titik jalan rusak selama tahun ini.
"Kami sedang merumuskan langkah konkret agar tahun ini 1.000 titik jalan dapat diperbaiki. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) hanya memiliki dua tim lapangan," terang Agung.
Pemkot Pekanbaru juga tengah menghitung dan menyiapkan langkah. Agar, jumlah tim perbaikan jalan Dinas PUPR tersebut dapat ditingkatkan menjadi 50 tim.
Dengan penambahan jumlah tim teknis, target perbaikan jalan yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Masyarakat diharapkan bersabar dan mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang lebih baik di Kota Pekanbaru.
Di sisi lain, Wali Kota Agung menyadari bahwa anggaran Kota Pekanbaru untuk perbaikan jalan tidak mencukupi.
Agung pun mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid untuk menemui menteri terkait untuk membantu anggaran dalam pembangunan daerah.
Baca Juga: Bisa-bisanya Debt Collector Rusak Mobil dalam Kantor Polisi di Pekanbaru
Menurut Agung, di Pekanbaru bukan hanya ada kewenangan kota melainkan ada juga kewenangan provinsi dan pusat.
"Maka kami minta untuk berkolaborasi bersama. Kita sadar APBD kota, APBD provinsi tidak mampu menyelesaikan semua masalah di Provinsi Riau khususnya Pekanbaru," ujarnya, Selasa (22/4/2025).
Berita Terkait
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Sold Out, 15.080 Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda
-
BRI Perkuat Respons Pascagempa NTT dengan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Asap dari Pelalawan ke Pekanbaru, Bikin Jarak Pandang Menurun
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya