Diberitakan sebelumnya, Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata membenarkan bahwa Bripka SS merupakan personel polisi aktif yang bertugas di Polres Dumai.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak menemukan adanya indikasi kekerasan maupun overdosis narkoba pada Bripka SS.
"Memang benar seorang laki-laki yang ditemukan di depan Dream Box adalah anggota Polres Dumai," kata Kapolres AKBP Hardi kepada wartawan, Jumat (11/5/2025).
Kapolres menyatakan bahwa untuk mendalami penyebab kematian, pihak kepolisian juga telah mengirim sampel tambahan ke laboratorium forensik Mabes Polri. Hal itu untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
"Penyebab kematian masih didalami dan saat ini akan dilakukan pemeriksaan lanjutan di Lab Forensik Bareskrim Mabes Polri terhadap beberapa sampel," ujarnya.
Ditambahkan, terkait kronologi sebelum kejadian, Kapolres Hardi membenarkan bahwa Bripka SS tersebut diketahui sempat keluar malam bersama rekan-rekannya.
"Memang betul yang bersangkutan pergi bersama rekan-rekannya pada malam itu," jelasnya.
Untuk mengungkap peristiwa naas ini, segala bentuk pemeriksaan terhadap saksi dan yang lainnya sudah dilimpahkan ke Propam Polda Riau.
Diketahui, seorang anggota polisi Dumai berinisial SS ditemukan terkulai meninggal dunia di depan tempat hiburan malam Dream Box Cafe dan Resto Dumai pada Kamis (10/4/2025) pagi.
Baca Juga: Tanya Besar Istri Bripka SS ke Rekan Polisi saat Suami Sekarat di Dream Box Dumai
Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata membenarkan bahwa pria itu anggota Polres. Pihaknya mendalami penyebab kematian korban.
Sementara, Kesubid Dokpol Polda Riau, AKBP Supriyanto bersama dengan Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal Dr dr Mohammad Tegar Indrayana, Sp FM sudah melakukan pemeriksaan terhadap jenazah anggota tersebut.
Menurutnya tidak ditemukan indikasi kekerasan dan narkoba.
"Otopsi dilakukan Tim Kedokteran Forensik Polda Riau serta tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jenazah ataupun indikasi penggunaan NAPZA," jelas dokter.
Berita Terkait
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Kapolda Riau Gandeng Satuan Elite PDRM Malaysia, Sikat Narkoba dan Terorisme Lintas Batas
-
Bakar 500 Hektare Lahan Gambut Riau demi Kebun, Pria di Pelalawan Diciduk Polisi
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Tunjangan Bupati-Wakil Bupati Siak Dipangkas, Tapi Anggaran Rumah Dinas Naik
-
Kasus Jari Putus Digigit di Bukitraya Pekanbaru, Pelaku Belum Ditangkap
-
Pengadaan Lahan untuk Proyek Tol Pekanbaru-Rengat Sudah 90 Persen
-
5 Mobil Bekas 3 Baris di Bawah 100 Juta: Kabin Luas, Nyaman buat Keluarga
-
Harga Minyakita di Pekanbaru Lampaui HET, Begini Tanggapan Wali Kota