Minta Bapenda tingkatkan pelayanan
Wakil Wali kota Markarius juga meminta agar Bapenda Pekanbaru untuk lebih meningkatkan lagi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
"Saya ucapkan semangat, mari kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat dan yakini kalau kita ini adalah pelayanan rakyat. Mulailah melayani dengan senyum," ujar Markarius.
Dia mengungkapkan jika pelayanan sudah baik, dan berbagai kemudahan diberikan kepada masyarakat, masyarakat akan menunaikan kewajibannya.
"Kalau pelayanan kita kurang baik, tentu saja masyarakat enggan untuk membayar kewajibannya. Tapi kalau pelayanan sudah baik, kemudian masyarakat dipermudah disini, tentu mereka akan menunaikan kewajibannya, baik pajak maupun retribusi dan yang lain. Sehingga tentu ini akan memberikan dampak secara langsung," kata Markarius Anwar.
Dalam membangun Pekanbaru, serta mengatasi berbagai persoalan, baik jalan rusak, banjir maupun membangun drainase, jembatan dan lainnya, dibutuhkan anggaran.
Untuk itu Markarius Anwar kembali menekankan agar memberikan pelayanan baik kepada masyarakat, serta menggali potensi dan meningkatkan pendapatan daerah.
"Karena tidak mungkin kita akan membangun kalau pendapatan daerahnya terus berkurang ataupun tidak bertambah," ucapnya.
Usai memimpin apel, Markarius Anwar didampingi Sekdako dan Kepala Bapenda Alek Kurniawan meninjau pelayanan di gedung Bapenda.
Baca Juga: Bang Jago Bertato 'Imut' Akhirnya Ditangkap usai Viral Rusak Mobil di Pekanbaru
Kepada media usai melakukan peninjauan, Markarius Anwar mengakui masih ada kekurangan sarana dan prasarana yang mesti ditingkatkan.
"Kita mengecek pelayanan kita. Karena pendapatan daerah sangat ditentukan oleh pelayanan terbaik bagi masyarakat. Memang masih ada beberapa kekurangan kita, sarana dan prasarana, kenyamanan masyarakat, terutama dipelayanan publik ini. Yang terpenting itu adalah SDM nya," tegas dia.
Berita Terkait
-
Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?
-
Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?
-
Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah
-
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan
-
Meterai Rp10 Ribu: Saat Transaksi Warga Sekalipun Tak Luput dari Pajak
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH