Di hadapan Wahid, Syamsuar berpesan jika terjadi dua matahari maka bawahan alias staf akan bingung.
"Yang paling penting jangan ada 'dua matahari', karena nanti bingung staf ini. Yang ini perintahnya ini, yang itu macam itu, kan bingung, mana mau dituruti, tak bisa," ujar Syamsuar.
Perkataan Syamsuar tersebut lantas dibalas anggukan dan senyuman Abdul Wahid.
Gubri Abdul Wahid berharap bisa banyak belajar dari pengalaman Syamsuar karena hingga lima tahun ke depan harus memimpin Provinsi Riau menuju kemajuan dan kesejahteraan.
"Saya sangat menghargai pengalaman Pak Syamsuar. Beliau adalah sosok yang sangat berpengalaman dalam pemerintahan," ungkap Wahid.
Pada momen tersebut, Wahid terlihat mengenakan pakaian Melayu berwarna hijau tua, sementara Syamsuar mengenakan berkemeja merah muda dan celana hitam.
Perbincangan keduanya juga berlangsung mengenai masa-masa pemerintahan dan pengalaman Syamsuar selama menjadi Gubernur Provinsi Riau di tahun 2019 hingga 2024.
Gubri Wahid silaturahmi ke para mantan gubernur
Diketahui, Gubernur Abdul Wahid bersilaturahmi ke mantan gubernur terdahulu pada momen Hari Raya Idul Fitri 1446 H, pada Rabu (2/4/2025).
Baca Juga: Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
Kunjungan tersebut diawali ke kediaman Syamsuar. Wahid dan rombongan disambut hangat oleh tuan rumah disambut hangat setiba di rumah gubernur periode 2019-2024 ini.
Menurutnya kunjungan ini merupakan bagian dari tradisi silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan dengan para tokoh Riau.
Abdul Wahid menyampaikan keinginannya untuk terus belajar dari pengalaman Syamsuar.
"Saya mohon tunjuk ajar dari Pak Syamsuar, karena beliau telah berpengalaman dalam roda pemerintahan," ucapnya.
Wahid dan Syamsuar pun mengenang masa-masa pemerintahan sebelumnya dan berbagi pengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan.
Selain Wahid dan Syamsuar, Henny Sasmita dan Misnarni, istri Syamsuar, juga terlibat dalam perbincangan santai.
Berita Terkait
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
5 Fakta Kasus Pemerasan Gubernur Riau: dari OTT hingga Ajudan Jadi Tersangka
-
Terjaring OTT Proyek Daerah, Kasus Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Segera Disidang
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan