SuaraRiau.id - Tiket pesawat rute Pekanbaru ke Jakarta menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025 masih stabil di kisaran harga Rp900 ribu hingga Rp1 jutaan pada Rabu (29/3/2025).
Hal ini berbeda dari harga tiket pesawat Jakarta-Pekanbaru yang melonjak drastis hingga 3 kali lipat lebih. Pada hari arus mudik 2025 ini, harga tiketnya mencapai Rp3 juta sampai Rp6 jutaan lebih.
Harga tiket pesawat Batik Air rute Jakarta-Pekanbaru pada Sabtu 29 Maret misalnya mencapai Rp6.423.000.
Berdasarkan aplikasi travel Traveloka, berikut ini sejumlah harga tiket pesawat Pekanbaru-Jakarta untuk tanggal 27-29 Maret 2025:
27 Maret 2025
- Pelita Air Rp1.156.050
- Lion Air Rp1.010.100
- Super Air Jet Rp1.021.600
- Garuda Indonesia Rp4.172.000
28 Maret 2025
- Pelita Air Rp1.156.050
- Citilink Rp967.600
- Batik Air Rp2.459.700
- Garuda Indonesia Rp4.172.000
29 Maret 2025
- Pelita Air Rp1.029.164
- Lion Air Rp947.500
- Citilink Rp967.600
- Garuda Indonesia Rp4.172.000
Kebijakan pemerintah soal harga tiket pesawat jelang Lebaran
Pemerintah sebelumnya mengumumkan kebijakan penurunan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 13 hingga 14 persen selama masa libur Lebaran 2025.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Jakarta-Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat Jelang Lebaran, Pemerintah Ingkar Janji?
Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat serta memastikan kelancaran dan kenyamanan mobilitas selama libur Lebaran dan Hari Raya Nyepi.
Penurunan harga tiket pesawat berlaku selama 15 hari, yaitu untuk penerbangan antara 24 Maret hingga 7 April 2025, dengan periode pembelian tiket mulai 1 Maret hingga 7 April 2025.
Namun, nyatanya tidak sesuai harapan. Hal tersebut membuat kenaikan tiket pesawat menuai keluhan dari masyarakat yang hendak mudik.
Harga tiket justru mengalami lonjakan tajam di beberapa rute populer, termasuk Jakarta-Pekanbaru.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan bahwa pemerintah memberikan insentif tambahan berupa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sebagian ditanggung pemerintah sebesar enam persen.
"Ini yang akhirnya secara agregat mudah-mudahan pemerintah bisa menurunkan harga tiket pesawat ekonomi domestik secara keseluruhan selama kurang lebih dua minggu, di angka 13-14 persen," ujar AHY dalam keterangan pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Sabtu (1/3/2024).
AHY juga menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan pengawasan ketat terhadap maskapai untuk memastikan kebijakan penurunan harga tiket benar-benar diterapkan.
"Kami tidak ingin masyarakat terbebani dengan harga tiket yang melambung tinggi, apalagi saat momen penting seperti mudik Lebaran," tambahnya.
Selain insentif harga tiket pesawat, pemerintah juga memberikan diskon tarif tol hingga 20 persen di berbagai ruas jalan tol di Indonesia.
Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi biaya perjalanan darat masyarakat dan mengurangi beban finansial pemudik.
Di sisi lain, Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN berkolaborasi dalam mengadakan program mudik gratis bagi sekitar 100 ribu masyarakat dengan menggunakan berbagai moda transportasi, seperti bus, kereta api, dan kapal laut.
Program ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin mudik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.
"Ini adalah upaya pemerintah atas arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang ingin memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman, nyaman, terjangkau, dan menyenangkan," tutup AHY.
Namun, meski berbagai kebijakan telah dikeluarkan, lonjakan harga tiket pesawat tetap menjadi perhatian utama bagi para pemudik, khususnya yang memilih jalur udara sebagai moda transportasi utama untuk kembali ke kampung halaman.
Beberapa pengguna Twitter mengunggah tangkapan layar harga tiket yang melonjak, dengan beberapa di antaranya mempertanyakan efektivitas kebijakan pemerintah dalam menekan harga tiket pesawat.
Berita Terkait
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
Promo Tiket Pesawat Pelita Air Periode 1-28 Februari 2026
-
Pemerintah Siapkan Insentif Lebaran 2026, Ada Diskon Tiket Pesawat
-
Wapres Gibran ke Jawa Tengah, Hadiri Perayaan Natal dan Pantau Arus Mudik Akhir Tahun
-
Besok Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik Nataru ke Jogja, Exit Prambanan Jadi Perhatian
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
4 Mobil Honda Bekas yang Nyaman Diajak Mudik, Asyik buat Jalan-jalan
-
Bupati Afni Protes Dana Transfer ke Daerah Siak Dipangkas 50 Persen
-
Perjuangan 2 Kakek Pensiunan di Riau Tuntut Keadilan hingga Mahkamah Agung
-
Pajak per Batang Sawit di Riau Bakal Dikaji Ulang: Karena Potensi Sangat Besar
-
25 Pejabat Baru Pemkot Pekanbaru Resmi Dilantik, Ini Daftar Namanya