Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Selasa, 25 Maret 2025 | 10:27 WIB
Banjir Jalintim Pelalawan Sudah Surut, Kendaraan Bisa Melintas. [Suara.com/Rahmat Zikri]

Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Tatit Rizkyan Hanafi mengatakan banjir merendam tiga titik utama, yakni KM 83 di Pangkalan Kuras.

"Saat ini kendaraan roda dua dan sedan dianjurkan untuk tidak melintas karena genangan cukup dalam. Hanya kendaraan besar yang bisa melintasi jalur ini," ujar AKP Tatit, Rabu (12/3/2025).

Ketinggian air di lokasi tersebut 50-55 cm, serta KM 80 dan KM 76-78 di Pangkalan Kerinci dengan genangan 25-30 cm.

Dengan kondisi tersebut, arus lalu lintas di Jalintim terpaksa diberlakukan sistem buka tutup, menyebabkan antrean kendaraan mencapai 500 meter hingga 1 km dari arah Kerinci maupun Sorek.

Baca Juga: Sempat Serang Pekerja hingga Tewas, Harimau di Pelalawan Akhirnya Dievakuasi

Sejumlah kendaraan kecil memilih menggunakan jasa towing, sementara sepeda motor dapat naik truk atau sampan sebagai alternatif.

AKP Tatit menjelaskan, pengalihan jalur tidak memungkinkan karena Jalintim merupakan jalan utama. Pengendara yang tetap melintas diimbau untuk berhati-hati dan mematuhi arahan petugas.

"Kami meminta pengendara bersabar dan tidak saling mendahului agar lalu lintas tetap tertib," tegasnya.

Genangan air sempat meningkat

Sebelumnya, tinggi banjir yang menggenangi Jalan Lintas Timur Sumatra sempat meningkat hingga ketinggian 70 cm sehingga kendaraan roda empat dan dua tidak disarankan untuk melintas.

Baca Juga: Puluhan Rumah di Benteng Hulu Siak Kembali Terendam Banjir, Warga Sindir Bupati

"Kami imbau untuk kendaraan roda empat jangan dulu melewati Jalan Lintas Timur ini. Karena debit air lagi meningkat mencapai 70 cm atau sepaha orang dewasa," terang Kasatlantas Polres, AKP Akira Ceria pada Kamis (1/2/2025).

Load More