SuaraRiau.id - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid belum lama ini mengaku pusing tujuh keliling karena terjadi defisit anggaran di wilayah yang dipimpinnya. Defisit APBD itu mencapai Rp3,5 triliun lebih.
Gubri Wahid menyampaikan hal tersebut dalam gelaran Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026, Rabu (13/3/2025).
Selain harta kekayaannya yang menuai sorotan, rekam jejak politisi Riau tersebut juga menjadi perhatian. Kariernya ternyata mentereng sebelum terpilih menjadi Gubernur Riau.
Rekam jejak Abdul Wahid
Abdul Wahid lahir 21 November 1980 di Dusun Anak Peria Desa Belaras, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir. Dia adalah anak ketiga dari enam bersaudara.
Wahid memiliki dua anak dari istri Henny Sasmita.
Dia merupakan politikus PKB yang menjabat sebagai anggota DPR-RI periode 2019-2024 mewakili dapil Riau II.
Abdul Wahid, lahir pada 21 November 1980 di dusun kecil bernama Anak Peria Desa Belaras, Kecamatan Mandah. Dia pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren.
Setelah menuntaskan sebagai santri, dia mendaftar menjadi mahasiswa IAIN Suska Riau (sekarang UIN Suska). Ia pun belajar di Fakultas Tarbiyah jurusan Pendidikan Agama Islam.
Baca Juga: Kekayaan SF Hariyanto, Wagubri Tanggapi Santai Defisit APBD yang Bikin Pusing Gubernur
Pada Pemilu 2019, Wahid duduk di kursi DPR RI. Dia menjadi satu-satunya politisi yang terpilih dari beberapa anggota DPRD Riau yang juga sama-sama bertarung maju ke DPR RI.
Abdul Wahid menjadi salah satu dari 13 perwakilan Riau yang telah berjuang membawa aspirasi masyarakat Provinsi Riau di Senayan.
Pemilu 2024, dia kembali dipercaya oleh masyarakat Riau untuk kembali duduk di kursi Senayan untuk periode yang kedua dengan memperoleh suara terbanyak dari seluruh calon DPR RI baik Dapil Riau 1 maupun Dapil Riau 2.
Selain sebagai Ketua PKB Riau, Abdul Wahid adalah Direktur PT Malay Nusantara Cipta. Ia pernah juga menjabat Ketua Fraksi PKB di DPRD Riau periode 2009-2014 dan 2014-2019.
Pada Pilkada serentak 2024, Wahid pun tampil menjadi salah satu calon Gubernur Riau. Dia didampingi SF Hariyanto sebagai wakilnya.
Keduanya mendapat dukungan penuh dari pendakwah kenamaan Ustaz Abdul Somad (UAS). Bahkan sang ustaz, menjadi bagian tim pemenangan nomor urut 01 tersebut.
Berita Terkait
-
Kebakaran Hebat di Kampung Melayu: Dipicu Korsleting Listrik, 17 Rumah Ludes
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Tak Terima Gubernur Riau Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
-
Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut
-
Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto
-
Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden
-
Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan
-
Dukung Pendidikan Buah Hati, BRI Prioritas Tawarkan Benefit Eksklusif di Sequoia School