SuaraRiau.id - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Salah satu langkah terbaru yang dilakukan melalui kompetisi video dalam rangkaian program Madani Visual Parade (MVP) bertajuk "Orang Hebat di Sekitarku" yang diikuti oleh siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia.
Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian dan empati para pelajar terhadap orang-orang yang dipandang biasa namun ternyata memiliki inspirasi luar biasa di sekitar mereka.
Melalui kompetisi ini, PNM berharap dapat mendorong generasi muda untuk lebih menghargai kontribusi orang-orang yang seringkali tidak terlihat, namun memiliki dampak besar dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam rangkaian kegiatan ini, PNM sekaligus meresmikan CreatiFolks sebuah komunitas konten kreator untuk mendukung penyebaran informasi perjuangan usaha ultra mikro di Indonesia.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi menyampaikan jika CreatiFolks bertujuan untuk memberikan pelatihan, dukungan dan ruang bagi para konten kreator muda, baik dari luar PNM maupun karyawan yang memiliki ketertarikan di dunia konten digital.
"PNM percaya bahwa melalui media kreatif, seperti video, anak-anak muda bisa belajar untuk mengangkat kisah-kisah yang penuh inspirasi dan memberi dampak positif kepada masyarakat," ujar dia.
Selain itu, CreatiFolks diharapkan menjadi wadah bagi para konten kreator muda untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menghasilkan konten yang tidak hanya kreatif, tetapi juga bermanfaat, terutama dalam mempromosikan pemberdayaan ekonomi ultra mikro yang menjadi fokus utama PNM.
Menurut Arief, partisipasi siswa-siswi SMK dalam kompetisi ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk menyalurkan kreativitas, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan ekonomi yang lebih luas.
Baca Juga: PNM Kembali Buka Mekaar di 3T, Ibu-Ibu di Merauke Bisa Nikmati Pembiayaan Aman
"Ini bagian dari komitmen PNM untuk menciptakan dampak sosial yang lebih besar, mendorong tumbuhnya budaya kreatif anak-anak muda khususnya Gen-Z dan terus mengedepankan pemberdayaan ekonomi yang inklusif di Indonesia," terangnya.
Arief pun juga berpesan kepada para peserta pemenang MVP - Winner Tour untuk terus berani bermimpi dan memberi dampak sekecil apapun untuk masyarakat di kalangan bawah.
Berita Terkait
-
Zero Waste di Era Serba Instan: Idealisme Gen Z vs Realita di Lapangan
-
PNM Salurkan Pakaian Hasil RE3 For-E untuk Disabilitas dan Lansia
-
Lebih dari Sekadar Modal: Pemberdayaan yang Membantu Masyarakat Prasejahtera Menjauh dari Rentenir
-
Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Syukur HUT ke-27 PNM, Bergerak Serentak untuk Perbaikan Lingkungan
-
Tepian Batang Mandau: Saksi Bisu Sejarah Migas, Magnet Wisata yang Hidupkan Ekonomi Warga
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Pekanbaru-Padang Berawan, Tanjungpinang Hujan Ringan
-
Gratis! Riau Kelana United Gelar Seleksi Terbuka Piala Soeratin Usia 13
-
5 Pekerja di Inhu Jadi Korban Penembakan dan Pembacokan Rombongan OTK