SuaraRiau.id - Buaya kembali menerkam seorang warga Desa Seberang Sanglar, Indragiri Hilir bernama Aswar (53) pada Senin (21/10/2024) sekitar pukul 17.30 WIB.
Korban ketika itu sedang mandi bersama anaknya di sungai Desa Sanglar Kecamatan Reteh yang tak jauh dari rumah.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Budi Setiawan menyebut jika kronologi bermula saat korban bersama seorang anaknya sedang asik mandi di sungai, tiba-tiba seekor buaya berukuran besar muncul dari sungai dan menyerang korban.
"Anak korban yang melihat kejadian tersebut segera berteriak meminta pertolongan warga. Sayangnya, sebelum bantuan datang, korban sudah terseret buaya ke dalam air," kata Kapolres dikutip dari Antara.
Peristiwa warga diterkam buaya bukan kali pertama terjadi, beberapa waktu yang lalu kejadian serupa juga menimpa seorang warga di Desa Pulau Kecil.
Fenomena buaya yang sering muncul di kawasan perairan Indragiri Hilir menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga.
Pihak kepolisian dan pemerintah setempat berencana untuk melakukan tindakan pencegahan dan sosialisasi lebih intensif agar insiden serupa tidak terulang.
Budi juga mengimbau warga untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar perairan tersebut. Terutama saat menjelang sore hingga malam hari.
"Kejadian ini kembali menambah daftar panjang serangan buaya terhadap manusia di kawasan tersebut," tuturnya.
Baca Juga: Nelayan Tewas Diterkam Buaya di Sungai Rokan, Ini Kronologinya
AKBP Budi mengaku telah memerintahkan jajarannya agar melakukan upaya maksimal dalam pencarian korban yang diterkam buaya.
"Kami turut berbelasungkawa atas kejadian ini. Seluruh upaya sudah kami maksimalkan dalam pencarian," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Kemarin Siksa Aktivis GSF, Kini Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Tahanan Teroris
-
10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim
-
Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan
-
Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka
-
Diperiksa KPK, Ketua DPRD Kuansing Ngaku Tak Tahu Uang untuk Raja Juli
-
Gebyar Kemerdekaan, BRI Siapkan Deretan Promo Menarik
-
KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby
-
BRImo Kian Moncer, 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun