SuaraRiau.id - Polsek Binawidya Polresta Pekanbaru melakukan patroli hingga perumahan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (11/10/2024) malam.
Hal ini dilakukan untuk merespons cepat laporan warga sekaligus cooling system menjaga kamtibmas selama tahapan Pilkada 2024 yang digelar serentak.
Kapolsek Binawidya Kompol Asep Rahmat berharap dengan patroli bisa menciptakan aman, nyaman dan kondusif di tengah masyarakat.
"Polsek Binawidya akan terus melakukan patroli rutin serta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memastikan keamanan tetap terjaga sepanjang tahapan Pilkada serentak 2024" kata Kapolsek kepada Suara.com, Sabtu (12/10/2024).
Asep menyampaikan jika pihaknya berharap masyarakat terus mendukung langkah-langkah pengamanan yang dilakukan demi suksesnya pelaksanaan Pilkada.
Dalam patroli tersebut, anggota Polsek Binawidya tidak hanya memantau situasi keamanan, tetapi juga meluangkan waktu menyapa sejumlah warga perumahan.
Asep menjelaskan, interaksi ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri dengan warga serta mendengar langsung keluhan atau masukan terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.
"Anggota Polsek Binawidya mengingatkan warga akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, terutama selama masa kampanye hingga pemungutan suara," terangnya.
Asep juga meminta warga untuk melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian guna mencegah tindak kriminal atau gangguan keamanan lainnya.
Baca Juga: Kapolres Siak dan Kajari Monitoring Percetakan Surat Suara di Bekasi
Pada momen patroli, petugas juga mengajak warga untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat.
Asep menekankan pentingnya menciptakan suasana damai, baik di lingkungan tempat tinggal maupun di ruang publik.
Kegiatan Cooling System ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Binawidya.
Dengan adanya sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang nyaman dan aman, terutama pada masa kampanye Pilkada yang kerap menjadi momen rawan terjadinya konflik.
Lebih lanjut, Asep mengimbau warga menjaga kamtibmas lingkungan tempat tinggal dengan cara mengaktifkan kembali poskamling. Hal itu harus dilakukan mengingat aksi pencurian yang marak terjadi.
"Kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Apabila ada indikasi kejahatan, segera diinformasikan," pesannya.
Berita Terkait
-
Saksi Sidang Sebut Uang OPD Buat THR Timses, Fadia Bantah: ASN Dapat, Saya Malah Nombok
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
-
Golkar Usul Pilkada Tanpa Wakil, Kepala Daerah Bisa Tunjuk 2-3 Birokrat Senior
-
Golkar Tampung Opsi Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah 'Pecah Kongsi'
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar
-
Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka
-
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla