SuaraRiau.id - Aksi pungutan liar (pungli) berkedok uang ronda satu tahun sebesar Rp300 ribu kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali ini pelaku melancarkan aksinya di sebuah toko sparepart otomotif.
Dalam unggahan di akun media sosial @cctvpekanbaru1, Senin, 15 Juli 2024, dua orang pelaku mendatangi toko sparepart yang berlokasi di Jalan Harapan Raya (Imam Munandar), Tangkerang, Kota Pekanbaru.
Pada rekaman CCTV itu, terlihat kedua pelaku menghampiri meja kasir dan menemui tiga orang karyawan toko untuk meminta uang ronda malam. Peristiwa ini disebut terjadi pada Sabtu 13 Juli 2024 pukul 17.00 WIB.
Setelah karyawan toko membayar iuran ronda malam yang diminta oleh pelaku sebesar Rp300 ribu tersebut, kedua pelaku lalu meninggalkan toko.
Aksi serupa sudah kerap terjadi di wilayah Kota Pekanbaru. Sebelumnya, sebuah toko kue yang baru buka di Jalan Harapan Raya juga menjadi korban aksi serupa pada Kamis 27 Juni 2024 lalu.
Tak hanya di Jalan Harapan Raya, salah satu toko kelontong di Jalan Cipta Karya juga menjadi korban aksi serupa pada Senin, 10 Juni 2024.
Atas banyaknya laporan terkait pungli bermodus ronda malam ini, sejumlah warganet mempertanyakan tindak lanjut dari aparat penegak hukum. Salah satunya disampaikan @mit***.
"Udah berapa minggu berapa bulan ini pak pol,aman aman aja bapak ini kayaknya, tak tersentuh, kayak nya klu model ini ga perlu nunggu laporan lah,wajahnya sudah jelas,perbuatan sudah jelas, rasanya tak payah lah nangkapnya," tulisnya di kolom komentar.
"Mana nih, yg selalu monitor," timpal @uda***.
Baca Juga: Kasus Suap Perkara Narkoba, Pasutri Polisi-Jaksa di Riau Dituntut 3 dan 2 Tahun Penjara
"Ditunggu yg biasa ny komen monitor," imbuh @aul***.
Kontributor : Anggun Alifah
Tag
Berita Terkait
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Sold Out, 15.080 Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru
-
Gitaris dan Vokalis Dibawa-bawa di Kasus Pungli Imigrasi, Sederet Musisi Beri Komentar Kocak
-
Viral Rekaman CCTV Bocah Rusak Layar Photobox, Teman-temannya Langsung Kabur
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bocah 13 Tahun Jadi Komplotan Begal di Pekanbaru, Diringkus Bareng 2 Rekannya
-
Panitia SPMB Dilarang Terima Titipan-Gratifikasi, SF Hariyanto: Jangan Coba-coba!
-
BRImo Kini Sediakan Reksa Dana USD Batavia, Buka Akses Lebih Luas ke Pasar Global
-
Viral Emak-emak Laporkan Diduga Lokasi Judi, Ini Tanggapan Satpol PP Pekanbaru
-
Paksa 3 Anak Ngemis Jadi Manusia Silver, Pasutri di Pelalawan Diringkus