SuaraRiau.id - Tim gabungan bakal menindak tegas keberadaan travel berpelat hitam atau tanpa izin makin marak dan meresahkan di Pekanbaru akhir-akhir ini.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Pekanbaru Khairunnas mengatakan pihaknya bakal menggelar razia gabungan travel pelat hitam karena tidak boleh membawa penumpang secara komersil.
"Kami tegaskan, travel pelat hitam tidak boleh bawa penumpang secara komersil karena tidak punya izin trayek," ujarnya, Selasa (9/7/2024).
Khairunnas menjelaskan, beberapa hari lalu tim gabungan sempat mengamankan tiga unit angkutan ilegal dalam razia yang berlangsung di Jalan SM Amin.
Tiga unit mobil angkutan itu diamankan sementara di Terminal AKAP Bandar Raya Payung Sekaki karena beroperasi tanpa ada dokumen yang jelas.
"Kita langsung mengamankan ketiga unit kendaraan angkutan tersebut usai razia," jelasnya.
Khairunnas menyampaikan, pengemudi yang terjaring razia tidak bisa memperlihatkan SIM, STNK, KIR dan Kartu Pengawasan (KP). Menurutnya, angkutan komersial seharusnya mengenakan pelat kuning dan punya izin trayek.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika pengemudi maupun pemilik mobil angkutan barang dan penumpang mesti punya KP. Adanya KP ini untuk memastikan mobil angkutan tersebut layak jalan untuk membawa penumpang maupun barang.
Baca Juga: Janji Pemkot, Tiga Ruas Jalan Pekanbaru Ini Segera Mulus
Berita Terkait
-
Minala Gelar Turnamen Padel Berhadiah Rp103 Juta, Bawa Inovasi Baru di Industri Umrah
-
Biro Travel Akui Setor USD 75.000 ke Gus Alex Demi Muluskan Kuota Haji Tambahan
-
Ulasan Again My Life: Time Travel yang Membawa Revenge Plot ke Arah Berbeda
-
4 Rekomendasi Cushion Travel Size Praktis Muat di Tas Kecil
-
InJourney Group Dorong Pengalaman Wisata Terintegrasi di Garuda Indonesia Travel Fair 2026
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun
-
Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla
-
Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar