SuaraRiau.id - Agung Nugroho-Markarius Anwar telah mendapat restu untuk menjadi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru periode 2024-2029.
Agung Nugroho merupakan Ketua Demokrat Riau sedangkan Markarius Anwar adalah Bendahara PKS Riau. Keduanya mendapatkan SK Dukungan secara resmi dari DPP PKS untuk maju di Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Pekanbaru 2024.
Terkait pencalonan Agung Nugroho-Markarius Anwar, Pengamat Politik Universitas Riau (Unri), Tito Handoko menyampaikan pandangannya.
Tito menilai dari segi branding media, sosok Agung Nugroho juga cukup mendapatkan perhatian, baik oleh media mainstream ataupun media sosial.
"Berdasarkan branding media baik nasional, lokal, maupun media sosial, yang kita capture (simak), branding Agung Nugroho itu bagus. Paslon ini peluangnya cukup besar, mengingat mereka belum ada lawannya," ujarnya.
Namun, Tito menilai pasangan Agung Nugroho, yakni Markarius Anwar tidak memiliki daya yang kuat untuk membantu mendongkrak elektabilitas dan popularitas Agung Nugroho menang Pilwakot Pekanbaru 2024.
"Saya meragukan daya dorong Markarius Anwar untuk mendongkrak elektabilitas dan popularitas Agung Nugroho yang sudah ada," jelasnya.
Tito menyebut Markarius Anwar yang pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Riau dan maju DPR RI periode 2024-2029, sepak terjangnya jarang tersorot.
"Pak Markarius Anwar ini kan juga tidak berkecimpung di Pekanbaru, sehingga tingkat pengenalan publik pada sosoknya tidak terlalu luas," terangnya.
Baca Juga: Terseret Dugaan Proyek Toilet Fiktif Bapenda Pekanbaru, Adik Muflihun Angkat Bicara
Akan tetapi, Tito menyebut Markarius Anwar yang merupakan elite partai tentunya memiliki jaringan yang lebih besar dibandingkan dengan calon lain yang hendak mendayung bersama PKS.
"Mungkin kuatnya jaringan dan strategi dari Pak Markarius Anwar untuk mendapatkan rekomendasi dari partai PKS. Jika dibandingkan dengan Ikhsan yang sudah getol sosialisasi kepada masyarakat sejak awal," jelasnya.
Ia juga menyebutkan, Markarius Anwar pun masih punya kesempatan untuk mendongkrak elektabilitas dan popularitasnya karena waktu sosialisasi dan kampanye Bacalon masih panjang.
"Pastinya dengan strategi dan kelincahan Pak Markarius Anwar, masih ada kesempatan untuk pengenalan diri, sosialisasi dengan bermacam strategi," jelasnya.
Selengkapnya baca Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Berita Terkait
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Sold Out, 15.080 Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Pemkab Siak Sewa Mobil Dinas Rp8 Miliar, tapi Ada yang Janggal
-
Segera Dibuka, Berikut Link SPMB Tingkat SD dan SMP di Pekanbaru