SuaraRiau.id - Stephen Sulystio Purba, seorang pelajar di Kota Pekanbaru mengaku pernah didatangi sang nenek dalam mimpinya yang berpesan agar memeluk Islam.
Hal itu diungkapkan pelajar 16 tahun itu jelang mengucap syahadat dan ikrar masuk Islam di Masjid Agung Annur di Pekanbaru, Jumat (28/6/2024).
"Awalnya saya ikut ayah yang beragama Kristen Protestan. Pernah si Mbah (Nenek) datang dalam mimpi dan menyuruh ikut ibu dan masuk Islam," kata remaja tersebut kepada Suara.com.
Stephen mengaku bahwa sejatinya keluarga besar ibunya beragama Islam.
"Kemudian, saya ikut ibu sejak SMP dan telah banyak belajar islam karena sehari-hari berada dalam lingkungan Islam," ungkapnya.
Lebih lanjut, Stepen menjelaskan bahwa ia merasakan ketenangan saat mendengar adzan dan juga lantunan ayat suci Alquran.
"Alhamdulillah hari ini bisa bersyadata dan berikrar lewat Mualaf Center Riau," jelasnya.
Prosesi mualaf Stephen dibimbing Imam Besar Masjid Agung Annur, Amin Yono dengan saksi Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa bersama ratusan jamaah masjid tersebut.
Selain Stephen, ada dua mualaf lainnya yang juga masuk Islam. Mereka adalah Dafid Adiyatma Purba (14) dan Rokki Simanjuntak (27).
Baca Juga: Mengingat Sejarah Pekanbaru, Ada Halte Lama hingga Rumah Singgah Tuan Kadi
Dafit Adiyatma yang merupakan adik kandung Stephen mengaku memeluk Islam karena selama ini sudah terbiasa dengan lingkungan dan keluarga Islam.
"Alhamdulillah, ini adalah panggilan hati saya memeluk Islam," terangnya.
Sementara itu, alasan berbeda diungkap Rokki Simanjuntak yang mengaku mendapat hidayat dari seorang muslimah yang ingin ia nikahi.
"Saya ingin menikah dan belajar Islam lebih baik lagi," ucapnya.
Usai sukses mengucap syahadat, ketiga mualaf mendapat peralatan salat dari Mualaf Center Riau.
"Istikomahlah dalam memeluk agama Islam, belajarlah dengan giat dan jangan pernah tinggalkan salat," pesan Ustaz Yono.
Berita Terkait
-
Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Apa Pahala Mengajak Orang Masuk Islam?
-
Justin Hubner Resmi Mualaf Jelang Nikahi Jennifer Coppen
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Sold Out, 15.080 Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Usai Sertifikat Mualaf Dicabut Hanny Kristianto, MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral Emak-emak Laporkan Diduga Lokasi Judi, Ini Tanggapan Satpol PP Pekanbaru
-
Paksa 3 Anak Ngemis Jadi Manusia Silver, Pasutri di Pelalawan Diringkus
-
Simpang Siur Kabar Perempuan Lingkungan Pesantren di Riau Melahirkan Tanpa Lelaki
-
Di Balik Riuh Final PFL, Ada Syukur Nasabah PNM yang Berjuang Menopang Keluarga
-
Pasutri di Pelalawan Eksploitasi Anak Jadi Manusia Silver, Paksa Setor Rp250 Ribu/Hari