SuaraRiau.id - Helikopter water bombing dikerahkan BPBD Riau untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Siak pada Rabu (19/6/2024).
Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal menyatakan lokasi karhutla berada pada lahan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).
"Dua tim bekerja memadamkan api dan kini api pada seluruh lahan terbakar sudah padam," ujarnya, Kamis (20/6/2024).
Edy menyampaikan jika saat ini Tim Satgas Karhutla masih melakukan pendinginan karena masih ditemukan kabut asap. Ia menyebutkan pada wilayah lain di Riau kini terpantau nihil karhutla karena masih ada potensi hujan di samping BPBD Riau tetap melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC).
Baca Juga: Karhutla Siak: 3 Hektare Lahan Terbakar, BPBD Ungkap Kendala Pemadaman
Sementara itu untuk luas lahan terbakar di Riau sejak Januari-Juni 2024 mencapai 600 hektare lebih.
Diketahui, Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru, Indah DN mengatakan pada malam hari akan hujan dengan intensitas ringan dan sedang, diprakirakan terjadi di Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kepulauan Meranti, Kampar, Indragiri Hulu, Pelalawan dan Kota Pekanbaru.
Pada dini hari, kata Indah pula, udara diperkirakan berkabut berawan. BMKG mengeluarkan peringatan dini dan meminta masyarakat untuk waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Suhu udara Riau Kamis (20/6/2024) berada 23,0-33,0 celsius dengan kelembapan Udara 50–99 persen. Sementara arah angin berhembus ke Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan 10-30 km/jam. Prakiraan tinggi gelombang di perairan Riau berkisar antara 0,01-0,50 meter (rendah). (Antara)
Baca Juga: Cegah Karhutla Riau, Hujan Buatan Disebar hingga Awal Juli
Berita Terkait
-
15 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar di Limapuluhkota
-
Menteri LH: Kerugian Lingkungan Akibat Karhutla Rp 18 Triliun
-
Sanksi Berat untuk Pelaku Karhutla: Langkah Kritis Lindungi Paru-Paru Dunia
-
Cegah Karhutla, Menteri KLH Minta Pelaku Usaha Perkebunan Koordinasi dengan GAPKI
-
Cegah Karhutla, Menteri KLH Imbau Pengusaha Kelapa Sawit Berkoordinasi dengan GAPKI
Terpopuler
- Eks Pimpinan KPK: Ustaz Khalid Basalamah Bukan Saksi Ahli, Tapi Terlibat Fakta Kuota Haji
- Jahatnya Sepak Bola Indonesia, Dua Pemain Bidikan Persija Ditikung di Menit Akhir
- 5 Rekomendasi Bedak Tahan Air dan Keringat Murah: Anti Luntur Sepanjang Hari
- Klub Impian Masa Kecil Jadi Faktor Jay Idzes Terima Pinangan Aston Villa
- 6 Mobil Bekas 7 Seater Termurah: Nyaman untuk Keluarga, Harga di Bawah Rp 70 Juta
Pilihan
-
Sosok Chasandra Thenu, Selebgram Ambon Akui Dirinya Pemeran Video Viral 1,6 Menit
-
Harga Emas Antam Kembali Longsor, Kini Dibanderol Rp 1.907.000/Gram
-
Azizah Salsha, Istri Pratama Arhan Dihujat Habis-habisan Promosi Piala Presiden 2025
-
Diogo Jota Tewas di Jalanan Paling Berbahaya: Diduga Pakai Mobil Sewaan
-
Riau Bangga! Tarian Anak Pacu Jalur Viral Dunia, Ditiru Bintang PSG hingga Pemain AC Milan
Terkini
-
Sepanjang 2024, BRI Telah Salurkan Pembiayaan UMKM Sebesar Rp698,66 Triliun di Indonesia
-
Sanrah Food: Dukungan BRI Membuat Usaha Berkembang dan Mampu Perluas Penjualan
-
7 Rekomendasi Sepatu Lari Produk Lokal: Ringan dan Nyaman, Harga Mulai Rp400 Ribuan
-
7 Parfum Wanita Murah Wangi Tahan Lama, Harga Pelajar Mulai Rp12 Ribuan
-
Heboh Typo Ucapan Hari Bhayangkara ke-79 dari Pemprov Riau, Kok Bisa?