SuaraRiau.id - Mantan Gubernur Riau Edy Natar Nasution mendapat rekomendasi dari DPP Partai Amanat Nasional (PAN) untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Riau november mendatang.
Edy Natar Nasution mendapat restu menjadi bakal calon (balon) Gubernur Riau periode 2024-2029 seperti tertuang dalam surat yang dikeluarkan pada 6 Juni 2024 dengan nomor 987/PILKADA/VI/2024.
"Benar DPP PAN sudah mengeluarkan rekomendasi kepada Pak Edy Natar sebagai Balon Gubri (Gubernur Riau) 2024 untuk ditindak lanjuti," ujar Wakil Sekjen DPP PAN Irvan Herman dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (14/6/2024).
Edy Natar pun menanggapi terkait rekomendasi dirinya untuk maju di Pemilihan Gubernur atau Pilgub Riau. Menurutnya ia akan bekerja keras untuk mengharumkan nama PAN dan memanfaatkan peluang yang telah diberikan.
"Pertama saya mengucapkan terimakasih atas amanah yang diberikan PAN untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Khususnya terkait siapa yang akan menjadi wakil gubernur mendampingi saya, termasuk mencari koalisi partai politik," ujarnya.
Kedua, saya akan manfaatkan peluang yang diberikan PAN ini dengan menindaklanjuti rekomendasi tersebut sebagaimana mestinya, sehingga PAN menjadi salah satu partai pengusung saya pada Pilgub Riau 2024 mendatang,'' sambung Edy Natar.
Selain dengan PAN, ia mengaku sudah membangun komunikasi dengan beberapa partai politik seperti NasDem, PKB, PDIP, Demokrat dan PDI Perjuangan.
PAN juga rekomendasikan Muhammad Nasir
Selain Edy Natar, DPP PAN sebelumnya merestui politisi asal Riau, Muhammad Nasir untuk maju dalam Pilgub Riau November mendatang.
Surat rekomendasi DPP PAN untuk Calon Gubernur Riau tersebut dikeluarkan dengan Nomor: 228/PILKADA/V/2024 di Jakarta pada tanggal 13 Mei 2024.
Baca Juga: Relawan Dukung SF Hariyanto Gesa Pembangunan, Dorong Maju di Pilgub Riau?
Dalam surat itu berbunyi: Tim Pilkada DPP Partai Amanat Nasional menyetujui dan merekomendasikan kepada Muhammad Nasir sebagai Bakal Calon Gubernur Riau Periode 2024-2029.
Namun, dalam surat Tim Pilkada DPP PAN tersebut menugaskan kepada bakal calon untuk mencari pasangan sebagai Calon Wakil Gubernur Riau dan mendapatkan koalisi partai politik lain untuk memenuhi persyaratan pencalonan di Pilkada 2024.
Kemudian, melakukan komunikasi intensif dengan DPW, DPD, DPC, dan DPRI PAN untuk menggerakkan mesin Partai dan membuat program pemenangan Pilkada 2024, serta melaksanakan kerja-kerja politik yang cerdas, cepat, dan konsisten agar dapat memenangkan Pilkada tahun 2024.
Kemudian yang terakhir, sanggup menanggung/membayar biaya survei oleh lembaga survei yang ditunjuk oleh DPP PAN.
Berita Terkait
-
PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!
-
Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar
-
Bupati Langkat Diciduk KPK, PAN: Padahal Zulhas Sudah Berulang Kali Ingatkan Integritas
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung 'Tendang' Syah Afandin dari Jabatan Ketua DPW
-
Serial The Bombing of Pan Am 103 Segera Rilis 30 Juli, Ini Sinopsisnya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol