SuaraRiau.id - Seorang pria berinisial JP alias Jack (22) ditangkap jajaran Polres Dumai lantaran menjual video porno yang dipasarkan lewat aplikasi Telegram. Video yang dijual banyak film porno anak di bawah umur.
Kasatreskrim Polres Dumai AKP Primadona menyebutkan terungkapnya kasus ini diawali dari proses penyelidikan terkait ada transaksi elektronik berupa video asusila.
"Saat tiba di lokasi tempat pelaku berada, tim mengamankan tersangka JP dengan berbagai macam barang bukti," kata Primadona Rabu (5/6/2026).
Kepada polisi, pelaku mengaku mendapat untung lebih dari Rp50 juta. Petugas juga polisi berhasil menyita dua unit handphone yang digunakan sebagai data base file video porno, satu lagi digunakan untun menjual video melalui kanal grup Telegram.
Dari handphone tersebut, ditemukan 20 kanal Telegram dengan ribuan konten porno di dalamnya. Sebagian besar video porno anak, sebagian lagi dewasa.
"Pemeran dalam video itu lebih banyak anak di bawah umur, ada juga pemeran yang dewasa. Sistemnya, dia (pelaku) membuat kanal di Telegram. Jumlahnya sampai 20 kanal dengan nama Bocah Premium," ungkap Kasatreskrim.
Tersangka Jack mengaku sudah beroperasi selama satu tahun. Menurut tersangka, calon pembeli biasanya akan mentransfer uang seharga yang sudah ditetapkan oleh pelaku.
"Jadi misalkan ada paket grup premium itu dapat 2 kanal. Harganya Rp100 ribu. Kemudian ada paket VIP untuk 3 kanal harganya Rp125 ribu. Ada juga paket VVIP harga Rp175 ribu untuk 10 kanal. Di dalam kanal sudah di-upload ribuan konten asusila," tegas Primadona.
Baca Juga: Pria di Dumai Jual Video Porno ke Anak Bawah Umur, Bayarnya Pakai GoPay
Berita Terkait
-
Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia
-
Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?
-
Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi
-
Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan
-
Telegram Karya Putu Wijaya: Kabar Duka dari Dunia yang Tak Pernah Pasti
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit
-
Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru
-
Bupati Afni Zulkifli Resmi Menjadi Ketua Partai Nasdem Siak
-
Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Buruk, Siswa Pulang Lebih Awal