SuaraRiau.id - Polemik Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dikeluhkan mahasiswa di perguruan tinggi Indonesia termasuk Universitas Riau (Unri) nampaknya menemui titik terang.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengaku telah berkomunikasi dengan kampus Unri terkait mahasiswa yang tidak bisa kuliah karena UKT mahal.
"Terkait dengan catatan yang mahasiswa, 50 mahasiswa yang gagal mendapatkan ini, kami sudah komunikasi langsung dengan Rektor Universitas Riau," kata Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Abdul Haris dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Haris dalam rapat kerja dengan Komisi X di Gedung DPR RI menyampaikan hal tersebut usai mendapat pengaduan dari 46 mahasiswa baru yang tak bisa melanjutkan kuliah karena UKT mahal ke Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unri.
Dia mengungkapkan 38 dari 46 mahasiswa Unri yang mengajukan peninjauan UKT sudah dikabulkan pihak universitas.
"Ini sudah ada progres, bahwa sekitar dari 46 yang mengajukan (peninjauan UKT) karena mungkin mereka harus melakukan pengajuan, juga peninjauan kembali. Ini sudah 38 dikabulkan," jelas Haris.
Ia juga mengimbau mahasiswa dan orangtua agar tidak takut melakukan klarifikasi terhadap pihak kampus terkait kenaikan UKT yang tidak sesuai kemampuan ekonomi.
"Jangan khawatir atau takut untuk melakukan upaya peninjauan kembali (soal UKT) ini yang akan menjadi catatan kami semua untuk bisa disampaikan dengan para rektor," tegas Haris.
Tag
Berita Terkait
-
Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook
-
Sukses Tanpa Gelar: Bahaya Romantisasi Kemiskinan di Balik Mahalnya UKT
-
Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah
-
Pendidikan Tinggi Sedang Sekarat, Kenapa Negara Malah Sibuk Urus Makan Gratis?
-
Ketika PTN Berubah: Dari Subsidi Negara ke Kemandirian Kampus
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Valuasi Merek Capai USD6,9 Miliar, BRI Pertahankan Peringkat Teratas di Indonesia
-
BBPOM Waspadai Kosmetik Ilegal Masuk Lewat Jalur Perairan Meranti
-
Diguyur Hujan Deras: Kabut Asap di Pekanbaru Mereda, Rumbai Banjir
-
Tiga Pemancing Remaja Terseret Arus di Pantai Bengkalis, 2 Ditemukan Meninggal
-
Kabut Asap Karhutla Kian Mengkhawatirkan, Riau Buka Rumah Oksigen Gratis