SuaraRiau.id - Polres Indragiri Hulu (Inhu), Riau menangkap seorang guru pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Seberida terkait dugaan kasus pencabulan anak.
Tersangka berinisial AU alias Aris (41) melakukan perbuatan tak senonoh terhadap murid laki-lakinya berulang kali.
"Telah diamankan seorang pelaku dugaan kekerasan seksual yang terjadi di Kecamatan Seberidadengan tersangka berinisial AU alias Aris," ujar Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Dody Wirawijaya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (21/5/2024).
Dody menyampaikan awalnya korban yang melapor hanya dua orang, namun pengakuan pelaku berjumlah 8 murid. Kapolres mengungkapkan peristiwa kekerasan seksual terjadi sejak Januari sampai bulan Maret 2024.
"Kejadiannya diperkirakan dari bulan Januari sampai bulan Maret 2024," terang Dody.
Dia mengungkap bahwa perbuatan bejat tersangka tersebut dilakukan saat para korban sedang tidur.
"Pelaku AU mengakui telah melakukan kekerasan seksual terhadap 8 orang muridnya yang dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB. Perbuatan tersebut dilakukan saat para korban sedang tidur," sebut Dody.
Petugas lantas melakukan penangkapan terhadap AU di kontrakan di Kabupaten Kampar setelah menerima laporan dari keluarga korban.
"Saat dicek ke Kabupaten Kampar ternyata pelaku sudah tidak ada. Tim mengetahui bahwa pelaku sedang berada dalam perjalanan menuju Rengat," ungkap Dody.
Kini tersangka mendekam di Mapolres Indragiri Hulu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Tag
Berita Terkait
-
Pelaku Pelecehan di Palmerah Sudah Beraksi Berulang Kali! Korban Banyak Anak di Bawah Umur
-
Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto
-
Tersangka Kekerasan Seksual Anak di Palmerah Ditangkap dan Langsung Ditahan!
-
Iming-imingi Korban Jajan di Minimarket, Kakek Cabul di Jakarta Timur Babak Belur Dihajar Massa
-
Jeritan Hati Ibu Korban Pencabulan di Palmerah: 4 Bulan Lapor Polisi, Pelaku Belum Juga Ditangkap
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau
-
Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis
-
BRI Tawarkan KPR Sejahtera dengan DP 1% dan Bunga Tetap Hingga 20 Tahun
-
Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost
-
Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap