SuaraRiau.id - NasDem Riau membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin menjadi bakal calon kepala daerah di pemilihan kepala daerah (Pilkada) November mendatang.
Sekretaris DPW Partai NasDem Riau Yopi Arianto mengatakan pihaknya membuka pendaftaran tersebut dari tanggal 1 hingga 7 Mei 2024.
"Siapapun figur yang terpanggil membangun daerah, silakan mendaftarkan diri. Kami siap menerima bakal calon gubernur, bupati dan walikota," kata Yopi, Senin (28/4/2024).
Mantan Bupati Indragiri Hulu itu menjelaskan pendaftaran dilaksanakan di Kantor DPW Partai NasDem Riau atau 12 Dewan Pimpinan Daerah NasDem kabupaten dan kota.
Pendaftar bakal calon kepala daerah nantinya mengisi surat permohonan, surat pernyataan, daftar riwayat hidup, laporan visi misi, foto kopi KTP dan pas foto berwarna 4X6 (dua lembar).
"Dokumen yang sudah diisi bakal calon, diserahkan ke NasDem paling lambat 7 Mei 2024," ujar Yopi.
Dia menambahkan setelah berkas dinyatakan lengkap, tim akan melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah. Proses penjaringan dilakukan DPD Partai NasDem kabupaten dan kota, DPW Partai NasDem Riau dan DPP NasDem.
Rapat pleno pengusulan bakal calon kepala daerah dilaksanakan berjenjang, mulai tingkat DPD NasDem kabupaten dan kota 8-10 Mei 2024. Selanjutnya DPW Partai NasDem Riau menggelar rapat pleno untuk membahas usulan bakal calon kepala daerah dari DPD NasDem kabupaten dan kota 11-13 Mei 2024. Sementara DPP Partai NasDem melaksanakan rapat pleno 20-31 Mei 2024.
"Seluruh usulan nama bakal calon kepala daerah dan wakilnya hasil pleno DPD dan DPW diserahkan ke DPP NasDem. Mekanisme seperti itu," sebut Yopi.
Ia menyatakan DPP NasDem mengeluarkan surat rekomendasi kepada bakal calon bupati, walikota dan gubernur. Para kandidat yang terpilih akan mengikuti sekolah calon kepala daerah awal Agustus 2024.
Sementara, Ketua Bappilu DPW Partai NasDem Riau Dedi Harianto Lubis mengungkapkan DPP Partai NasDem menetapkan sembilan lembaga survei yang memberikan penilaian terkait elektabilitas para bakal calon kepala daerah.
"Para bakal calon diminta melakukan survei diri untuk mengukur dukungan masyarakat. NasDem ingin calon yang diusung memiliki tingkat keterpilihan yang tinggi sehingga menang dalam pilkada," tegas Dedi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi
-
Saksi Sidang Sebut Uang OPD Buat THR Timses, Fadia Bantah: ASN Dapat, Saya Malah Nombok
-
Tuntas di 2027! PPPK Paruh Waktu Siap Alih Status, Daerah Dilarang Keras Tambah Pegawai Baru
-
Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya
-
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Mendagri Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Teknokratik Kepala Daerah
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah
-
Karhutla Gambut Ancam Permukiman Warga di Tembilahan
-
Akses Masuk Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan ke Pintu Bypass
-
Kuansing Status Siaga Darurat Bencana Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Laporan SF Hariyanto: Kasus ISPA Akibat Karhutla di Riau Bisa Ditangani