SuaraRiau.id - Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun berjanji akan membangun dua SMP baru di pinggiran kota setiap tahun demi menampung lulusan sekolah dasar (SD) sebanyak 11.000 orang.
Menurut Muflihun tamatan SD mencapai 20.000 orang tiap tahun. Sementara, SMP negeri hanya mampu menampung 9.000 peserta didik baru.
"Kami membangun dua SMP tahun lalu. Agar, Anak-anak tidak jauh berangkat ke sekolah. Kami akan membangun dua sekolah setiap tahun," ujarnya, Sabtu (27/4/2024).
Sebanyak 11.000 peserta didik lainnya harus bersekolah di sekolah baru yang dibangun di pinggiran kota.
"Jadi, tak ada lagi pelajar yang sekolah di pusat kota. Kalau sekolah di pusat kota, terjadi kemacetan," terang Muflihun.
Sebelumnya, Pemkot Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan telah selesai membangun dua unit sekolah baru (USB). Tahun ini, akan menyiapkan meubeler (perabotan) secepatnya.
"Sehingga pada tahun ajaran baru, dua sekolah itu bisa ditempati," kata Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal beberapa waktu lalu.
Satu SMP negeri baru terdiri dari delapan ruang kelas, rumah penjaga sekolah, paving block, dan pagar. Anggaran satu unit sekolah baru (USB) sekitar Rp6,8 miliar.
Berita Terkait
-
Daftar Nama Sekolah Penerima Dana Program Sekolah Gratis dari Pemprov Papua Tengah
-
Jadwal TKA SD dan SMP 2026 Berubah! Catat Tanggal Penting dan Strategi Agar Nilai Tinggi
-
Membangun Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini Lewat Peran Guru dan Komunitas Sekolah
-
Guru Honorer: Solusi Darurat yang Menjadi Masalah Permanen
-
Presiden Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat Program Prioritas di Rakornas Pusat - Daerah 2026
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
5 Mobil Bekas Murah dari Toyota: Nyaman dan Ekonomis untuk Jangka Panjang
-
Pameran IDENTIC 4: Mengulas Ijazah Jokowi dari Sisi Desain Grafis
-
Cara Hitung Token Listrik Prabayar, Beda dengan Pulsa Ponsel
-
Berawal dari Call Center, Polda Riau Ungkap Penampungan Emas Ilegal PETI di Kuansing
-
5 Mobil Sedan Bekas 20 Jutaan: Gaya buat Anak Muda, Elegan untuk Orang Tua