SuaraRiau.id - Seorang pria berinisial EI (28) di Kota Pekanbaru harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran komentarnya di akun media sosial TikTok.
Pemuda tersebut awalnya mengaku sebagai bandar, pemilik dan pemasok sabu di Pekanbaru. Tak hanya itu, tersangka juga meminta pihak Polda Riau untuk segera menangkapnya.
Dirnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebekti mengatakan jika penangkapan EI bermula dari komentar yang diunggah di akun TikTok milik Dirresnarkoba Polda Riau. Tersangka menggunakan akun bernama Pikachu.
"Tim opsnal langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil melacak pemilik akun yang diketahui berinisial EI (28) warga Rumbai," kata Manang.
Komentar tersangka itu memicu kecurigaan karena mengklaim memiliki barang haram, namun polisi disebut pelaku tidak berani menangkapnya.
Tak butuh waktu lama, jajaran Polda Riau akhirnya mengamankan EI di rumahnya Jalan Paus, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru pada Senin (15/4/2024) malam.
Meski tidak ditemukan barang bukti sabu seperti yang diakuinya di media sosial, petugas berhasil menemukan beberapa barang bukti, termasuk plastik bening bekas pembungkus sabu dan alat-alat untuk mengisap sabu.
Saat interogasi, tersangka mengaku sering memberikan komentar-komentar untuk menarik perhatian dan ingin menjadi viral di media sosial.
Selain itu, sering mengonsumsi sabu yang menyebabkan halusinasi dan komentar-komentar yang tidak pada tempatnya. Berdasarkan hasil tes urine tersangka dinyatakan positif narkoba.
Berita Terkait
-
Sejoli Asal Ciputat Diciduk saat Nyabu di Kampung Boncos
-
Polisi Gandeng TNI dan BNN Gerebek Narkoba di Langkat, Lokasi Sepi Cuma Dapat Bong dan Timbangan
-
Puluhan Ribu Video Affiliate Dorong Bisnis Momami Tumbuh 2 Kali Lipat
-
Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, Polisi Sita 12 Paket Sabu dan Airsoft Gun
-
Bakal Diawasi 24 Jam, Jadi Apa Kampung Ambon Usai Lapak Narkoba Digusur?
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah
-
ISPA Dominasi 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap di Pekanbaru
-
Karhutla Riau Capai 20.691 Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Penyumbang Terbesar
-
Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor Unri Periode 2026-2030
-
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat