SuaraRiau.id - Puncak arus balik Lebaran di Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru diprediksi mulai terjadi pada Sabtu (13/4/2024). Hal ini dikarenakan hari libur bagi pegawai dan Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah berakhir Selasa 16 April 2024.
Kepala UPT Pelabuhan Sungai Duku, Etria Idrusalam menyatakan jika para pegawai pemerintah sudah harus kembali ke daerahnya masing-masing sebelum tanggal 16 April tersebut.
"Kami prediksi ASN dan pegawai bank maupun karyawan swasta dan BUMN sudah akan balik mudik mulai Sabtu besok. Jadi perkirakan puncak balik mudik bagi karyawan dan ASN adalah hari Sabtu, Minggu dan Senin. Karena hari Selasa, mereka sudah harus masuk kantor," terangnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (12/4/2024).
Namun, Etria menyebut sejumlah masyarakat umum diprediksi masih akan memperpanjang jadwal mudiknya lantaran jadwal libur sekolah di Pekanbaru masih akan berlangsung hingga tanggal 22 April 2024.
"Untuk masyarakat umum, kami belum bisa prediksi. Karena mereka bisa saja masih memperpanjang jadwal mudik," jelasnya.
Pelabuhan Sungai Duku menjadi salah satu jalur transportasi laut yang cukup diminati masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik.
Pengelola Pelabuhan Sungai Duku mencatat rata-rata kenaikan penumpang jelang lebaran mencapai 300 persen dari hari biasanya.
Walau demikian, keselamatan penumpang tetap jadi prioritas. Caranya, pengelola kapal cepat menjalankan kebijakan telah diterapkan dinas dan para pihak terkait.
Kapal yang akan berlayar diwajibkan memberikan ruang (space) dengan cara menyisakan sejumlah tempat duduk kosong untuk mengantisipasi kapal tidak kelebihan kapasitas (over capacity) dan muatan beban.
Hal ini disampaikan saat peninjauan yang dilakukan oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal di Pelabuhan Sungai Duku.
"Alhamdulillah, ada 5 kursi yang dikosongkan untuk faktor keselamatan. Ini sama sekali tidak over kapasitas. Artinya pesan kami sampai, jangan mendahulukan keuntungan, prioritas utama adalah faktor keselamatan," sebutnya.
Berita Terkait
-
Belanja Daerah Capai Rp538,5 Triliun Hingga Juli 2026, Kebanyakan Bayar Gaji
-
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
-
Purbaya Bakal Salurkan Rp 20,5 Triliun Buntut Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
5.925 PNS Daerah Dipecat Mulai Agustus 2026, Ketahuan Curang saat Ujian ASN Thailand
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas
-
Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah
-
BRI Wujudkan Mimpi Pekerja Migran Indonesia Pulang ke Tanah Air dan Berkumpul Dengan Keluarga
-
Kabut Asap Belum Pengaruhi Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru