SuaraRiau.id - Media sosial dihebohkan dengan video yang menampilkan seekor tapir berlarian di permukiman warga, Jalan Pesantren, Kulim, Pekanbaru belum lama ini.
Dalam video yang dibagikan akun @kabarpekanbaru, nampak tapir ukuran besar menyusuri jalanan komplek perumahan tersebut. Aktivitas hewan tapir malam hari itu terekam kamera warga yang melintas.
Momen pada video itu, warga merekam tapir yang berusaha menghindarinya dan berlari menjauh. Satwa bernama latin Tapirus indicus ini terus berlarian menghindari perekam.
"Tapir," ucap seseorang yang merekam hewan tersebut.
Tapir pun kemudian berusaha menjauh sambil berlari-lari hingga rekaman berakhir.
Terkait video viral itu, BBKSDA Riau buka suara. Kabid Teknis BBKSDA Riau Ujang Holisudin mengungkapkan jika pihaknya mengetahui video penampakan Tapir yang viral.
Ujang menjelaskan jika BBKSDA sudah mengecek lokasi. Berdasarkan yang diterimanya, kemunculan tapir terjadi sebelum timnya turun ke lokasi hewan itu terekam warga.
"Temen temen tadi siang sedang ke lokasi, saya belum update. Cuma informasinya kemunculan itu sudah sehari sebelumnya," ujarnya, Kamis (28/3/2024).
Berita Terkait
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Pekanbaru Segera Kucurkan Beasiswa Rp10 M untuk Mahasiswa dan Tahfidz
-
Sawit Mitra Swadaya Riau Melemah, Harganya Turun Jadi Rp3.832 per Kg
-
Kejinya Ibu Tiri di Siak: Anak 6 Tahun Dihantam Kayu, Dilempar Bata hingga Meninggal
-
Pencuri di Pekanbaru Bobol Toko iPhone untuk Beli iPhone 17
-
Seluruh Jemaah Calon Haji 2026 asal Riau Telah Berangkat ke Tanah Suci