SuaraRiau.id - Polemik pelayanan petugas parkir di Pekanbaru terus menjadi sorotan, apalagi aktivitas warga mengalami peningkatan selama Ramadan 1445 H.
Terkait itu, Tim UPTD Perparkiran Dinas Perhubungan Pekanbaru mengaku akan meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan juru parkir sebagai tindak lanjut laporan masyarakat. Hal itu untuk menghindari kesalahpahaman terjadi antara pengendara dan tukang parkir.
"Secara umum memang kondusif, tapi kita akui masih ada juga laporan terkait kesalahpahaman antara pengendara dan juru parkir di lapangan," kata Kepala UPTD Perparkiran Dinas Perhubungan Pekanbaru, Radinal Munandar dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (22/3/2024).
Radinal mengaku timnya sudah menindaklanjuti perselisihan antara pengendara dan juru parkir yang berlokasi di Jalan Tuanku Tambusai yang sempat viral.
Mereka sudah melakukan pemanggilan terhadap tukang parkir agar tidak terjadi lagi kesalahpahaman antara pengendara.
"Kami sudah tindak lanjuti hal itu, kami berharap ke depan tidak ada kesalahpahaman antara pengendara dengan juru parkir," terangnya.
Lebih lanjut, Radinal juga memastikan permasalahan itu sudah tuntas dan mengingatkan kepada para juru parkir dalam kondisi apa pun tetap menjaga emosi.
"Kami ingatkan juga kepada para jukir agar menjaga emosi, serta tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat," tuturnya.
Radinal menyebut bahwa permasalahan di lapangan antara pengendara dan juru parkir bakal menjadi bahan evaluasi. Pihaknya berupaya agar kualitas jasa layanan parkir di Kota Pekanbaru terus perbaiki.
"Pelayanan itu hal utama, sopan santun dan ramah harus tetap dikedepankan," tegasnya.
Berita Terkait
-
Pungli Juru Parkir Jakarta Didorong Masuk Pidana Pemerasan
-
Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu Akibat Kabut Asap, 12 Pesawat Delay
-
Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru
-
Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar
-
Parkir Minimarket Kerap Dipungut Meski Gratis, DPRD DKI Dorong Legalisasi Jukir
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah
-
ISPA Dominasi 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap di Pekanbaru
-
Karhutla Riau Capai 20.691 Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Penyumbang Terbesar
-
Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor Unri Periode 2026-2030
-
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat