SuaraRiau.id - Dua tersangka pencurian di sebuah rumah Jalan Kubang Raya, Kecamatan Tuah Madani dibekuk jajaran Polresta Pekanbaru, Kamis (29/2/2024).
Dalam penangkapan itu, pelaku berinisial FA (29) dan R (25) ditembak polisi lantaran berniat kabur.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra menyatakan korban mengalami kerugian mencapai Rp40 juta. Sejumlah barang dilarikan pencuri di antaranya sepeda motor hingga perlengkapan alat musik.
"Pelaku melarikan sepeda motor jenis Yamaha NMax, notebook, handphone, serta satu unit efek gitar," ujarnya, Jumat (1/3/2024).
Kompol Bery menjelaskan peristiwa pencurian di rumah tersebut diketahui korban yang terjaga dari tidurnya, Jumat (2/2/2024) dini hari.
Korban terbangun lantaran mendengar ada suara sepeda motor. Saat dicek, ternyata pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka dan menyadari beberapa barang miliknya telah raib.
Setelah serangkaian penyelidikan, aparat kepolisian mengetahui keberadaan kedua pelaku FA, dan membekuknya di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
"Dari hasil interogasi, FA mengaku melancarkan aksinya bersama rekannya yaitu R. R berhasil kami ringkus di sebuah kafe di Jalan Jendral Sudirman di hari yang sama," tutur Bery.
Namun saat dilakukan pengembangan, tersangka FA dan R berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan. Sehingga akhirnya aparat kepolisian melepaskan timah panas kepada keduanya.
Lebih lanjut, Kompol Bery menyatakan jika kedua tersangka kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk diberikan pengobatan sebelum dibawa ke Mapolresta pekanbaru untuk penyidikan lebih lanjut.
"Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap JR yang merupakan penadah sepeda motor hasil curian dua tersangka ini," terangnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Salinan Film Fortitude Raib, Netflix Dinilai Lalai hingga Digugat $105 Juta
-
Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Nyawa Dibayar Ayam Sabung: Alarm Keras untuk Penegakan Hukum dan Nurani Kita
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
SF Hariyanto: Tidak Ada Pemberhentian PPPK di Riau
-
Serangan Monyet Liar di Tembilahan Lukai Warga, Penembak Dikerahkan