SuaraRiau.id - Sekda Riau SF Hariyanto akhirnya resmi menjabat Pj Gubernur Riau. Ia dilantik langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Gedung Sasana Bakti Praja, Kantor Kemendagri, Kamis (29/2/2024) pukul 08.30 WIB.
Pria yang sempat menjadi Plh Gubernur Riau ini pernah tersandung kasus flexing sang istri hingga diperiksa KPK terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Terungkapnya kasus gaya hidup hedon Adrias, istri Sekda Riau bermula dari postingan akun X @PartaiSocmed pada Maret 2023 lalu. Dalam unggahannya itu, ia memamerkan memakai tas branded hingga jalan-jalan ke luar negeri.
Terkait viralnya kabar tersebut, SF Hariyanto akhirnya memberikan tanggapan. Dia menegaskan informasi yang beredar terkait harta itu tidak sepenuhnya benar.
SF Hariyanto menjelaskan jika foto itu adalah foto lama pada tahun 2017 hingga 2019. Saat itu, dia belum menjabat sebagai Sekda Riau dan bekerja di Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
SF Hariyanto mengaku tas yang dipamerkan istrinya dibeli dari toko barang bekas di Mangga Dua, Jakarta. Sekda Riau tersebut berani menyampaikan karena telah melakukan pengecekan langsung terhadap hal itu.
Menanggapi narasi yang beredar itu, SF Haryanto berdalih bahwa tas-tas tersebut merupakan KW alias barang tiruan.
"Sudah saya kroscek, misalnya tas salah satu brand yang disebutkan seharga ratusan juta, itu sangat tidak benar. Karena itu barang KW dan dibeli dengan harga berkisar antara Rp2-5 juta di Mangga Dua Jakarta. Itu tokonya masih ada, silahkan di-kroscek," kata SF Haryanto, Senin (20/3/2023).
Terkait dengan liburan ke luar negeri, Hariyanto menyebutkan hanya mengeluarkan Rp 14 jutaan untuk tujuh hari.
Pihaknya menggunakan kelas ekonomi dengan tiket promosi dan menginap di apartemen biasa guna menghemat biaya. Armada transportasi yang digunakan selama di luar negeri, yakni transportasi umum.
Hariyanto juga mengatakan terkait makan di restoran Salt Bae, sang istri, dirinya dan teman-temannya hanya menyempatkan diri berfoto. Salah satu temannya ingin membeli es krim, burger dan kentang goreng dengan total Rp350.000 (tiga ratus lima puluh ribu).
Pihaknya mengaku tidak melakukan apapun karena kondisi sang istri tidak sehat lantaran baru saja menjalani operasi tulang punggung beberapa waktu yang lalu. Oleh karena itu, ia tidak melakukan kegiatan yang bernuansa hedonisme.
Tag
Berita Terkait
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Menyoal Budaya Flexing di Media Sosial: Takut Miskin atau Takut Tak Terlihat Sukses?
-
Iduladha Zaman Now: Memaknai Ulang Arti Rela Berkorban di Era Flexing
-
Di Era Flexing, Hidup Sederhana Malah Terlihat Memalukan
-
Loud Budgeting: Seni Jujur Soal Uang Tanpa Perlu Terlihat Miskin
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Abdul Wahid Dituntut Lebih Berat, Jaksa KPK Beberkan Alasannya
-
Program AURA BRI Peduli Perkuat Usaha Kelompok Wanita Pengolah Pala di Bogor
-
Suhardiman Amby Kasih Amplop ke Raja Juli, Ketua DPRD Kuansing Pengepul Uangnya
-
Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli Disebut Berisi 12.000 Dolar Singapura
-
Kasus Suap Suhardiman Amby: KPK Sita 12.000 Dolar Singapura Ketua DPRD Kuansing