SuaraRiau.id - Pemkab Indragiri Hilir akhirnya menutup Pusat Kuliner Kelapa Gading, Jalan HR Soebrantas, Kota Tembilahan yang sebelumnya ditargetkan menjadi salah satu destinasi objek wisata, Sabtu (24/2/2024).
Penutupan dilakukan lantaran objek wisata itu diduga digunakan sebagai lokasi prostitusi terselubung alias tempat mesum. Bangunan tersebut melahirkan citra negatif di tengah masyarakat.
Pj Bupati Indragiri Hilir, Herman mengatakan, penutupan lokasi yang rencananya akan diubah menjadi ruang terbuka hijau (RTH) ini sesuai saran yang masuk dari tokoh agama, cendekiawan hingga tokoh masyarakat pada Januari lalu.
"Kami tertibkan lokasi-lokasi tersebut sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.
Para tokoh sebelumnya meminta agar pusat kuliner tersebut ditutup karena sudah meresahkan masyarakat terutama lantaran banyaknya warung remang-remang.
Lalu pada 29 Januari 2024, Herman akhirnya mengeluarkan Instruksi Bupati dengan nomor 510/DIDAGTRI-TP/64 tentang pengosongan tanah lokasi pasar pusat kuliner Kelapa Gading yang berada di Jalan Soebrantas tersebut.
Pada instruksi itu, Pj Bupati menyampaikan akan mengembalikan fungsi pusat kuliner Kelapa Gading tersebut untuk dijadikan RTH dan meminta kepada para pedagang untuk mengosongkan areal tersebut hingga 22 Februari 2024.
Diketahui, Pusat Kuliner Kelapa Gading tersebut juga dijadikan sebagai tempat relokasi dari pusat kuliner pujasera lama yang berada di Jalan Kapten Muchtar Tembilahan atau tepat berada di samping kantor Polres Indragiri Hilir.
Sebanyak 120 pedagang yang terdata di pusat kuliner pujasera lama kemudian direlokasi Bupati Wardan untuk menempati lokasi baru yang berada di Jalan Soebrantas tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Stop Bangun Taman yang Cepat Rusak! Studi Inggris Ungkap Kunci Keberhasilan yang Sering Diabaikan
-
Weekend di Jakarta Gak Melulu ke Mal: 8 Ruang Terbuka Hijau buat Family Time
-
Makan Bergizi Gratis Berujung Petaka: SPPG Kembang Minta Maaf, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Puluhan Siswa SD di Riau Keracunan MBG: Makanan Basi, Murid Muntah-muntah
-
Taman Buka 24 Jam, Warga Bisa Nikmati Ruang Terbuka Hijau Kapan Saja
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Optimistis 2026, BRI Tegaskan Keyakinan pada Transformasi dan Strategi Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Berpihak pada UMKM dan Ekonomi Kerakyatan, BRI Bakal Mampu Tumbuh dalam Jangka Panjang
-
Percepat Pemulihan Pascabencana, Pembangunan Huntara Dimulai 24 Desember 2025
-
5 City Car Bekas di Bawah 50 Juta: Gesit di Jalan Sempit, Terbaik buat Warga Kota
-
Ajudan Sekwan DPRD Pekanbaru Terseret Korupsi, 38 Stempel Jadi Bukti