SuaraRiau.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Karet, Kecamatan Pekanbaru Kota, Pekanbaru pada Sabtu (3/2/2024) sekitar pukul 11.15 WIB.
Dalam tabrakan beruntun itu, dua warga meninggal dunia serta beberapa orang lainnya mengalami luka berat dan luka ringan.
"Dua orang dilaporkan meninggal dunia dengan nama VPA (8) serta satu orang dewasa yang identitasnya belum diketahui," ujar Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Alvin Agung Wibawa dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Lebih lanjut, Kompol Alvin juga menjelaskan beberapa orang lainnya dan ada anak masih kecil ikut menjadi korban pada insiden ini.
Di antaranya Aisyah Naifa (4) mengalami luka berat, korban bernama Sanum Khaira (2) menderita luka berat, Alfatih (6) luka ringan, Rafafar (4) luka ringan serta satu orang identitasnya belum diketahui juga mengalami luka berat.
"Ke semua korban dilarikan ke RS untuk mendapatkan perawatan intensif," ujar Kasatlantas.
Kompol Alvin menjelaskan sebelum sopir Xpander, Randi Mahesa (28) menabrak warga, minibus bergerak di Jalan Karet datang dari arah selatan menuju ke utara.
Sesampainya di depan lokasi kejadian, mobil bergerak melebar ke arah berlawanan ke kanan hingga kemudian bertabrakan dengan pengendara di depan, motor, sepeda dan pejalan kaki.
"Saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan kepada pengemudi mobil. Untuk hasil narkoba dia negara, saat ini tes apakah dia mabuk," sebut Alvin.
Sopir diduga mabuk
Pengemudi mobil Xpander diduga dalam pengaruh alkohol menabrak pejalan kaki dan pengendara hingga tewas.
"Pengemudi diduga mabuk, bawa mobil kencang hingga menabrak anak-anak," ujar saksi mata, Yuni.
Selain menabrak anak-anak yang ada di Jalan Karet, mobil tersebut juga menabrak sepeda motor yang terparkir di bahu jalan.
Berita Terkait
-
Ojol Korban Terlindas BYD Alami Patah Tulang dan Kebocoran Paru, Polri Tanggung Biaya Pengobatan
-
Polisi Selidiki Kecelakaan BYD Lindas Ojol di Panglima Polim, Sopir Diduga Mengantuk dan Panik
-
Sopir Mobil Listrik BYD Jadi Tersangka Usai Tabrak dan Lindas Ojol di Kawasan Blok M
-
Kecelakaan Maut Dekat Kedubes Malaysia: Pikap Terguling, 1 Korban Tewas dan 5 Luka
-
22 Kecelakaan Kapal dalam 3 Tahun, Ombudsman Cium Dugaan Main Mata Izin Berlayar
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob
-
Sadisnya Anggota Polisi Riau, Habisi Nyawa Ibu Kandung di Siak
-
Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher
-
DBH Merosot 57 Persen, Transfer Pusat ke Daerah Riau Turun
-
Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi