SuaraRiau.id - Cawapres nomor urut 03 Mahfud MD melakukan safari politiknya di Kota Pekanbaru pada Senin (29/1/2024). Dalam momen itu, ia mengingatkan agar tidak ada paksaan dan intimidasi ke masyarakat untuk menentukan pilihan pada 14 Februari nanti.
Di hadapan ribuan pendukungnya di Kota Bertuah, Mahfud pun mengajak masyarakat mendatangi TPS dan menggunakan hak pilihnya di tanggal tersebut.
"Kita mengimbau masyarakat menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari. Silahkan datang ke TPS beri keputusan secara bebas, jangan sampai ada yang mengintimidasi dan paksaan kepada masyarakat saat memilih nanti," ucapnya dikutip dari Antara, Senin (29/1/2024).
Mahfud juga menyinggung tentang kekuasaan yang bersifat terbatas yang akan berakhir dalam lima tahun. Masyarakat yang dirugikan akan menuntut jika ada kewenangan disalahgunakan oleh aparat.
"Jabatan itu ada batasnya. Anda sewenang-sewenangnya sekarang menyalahgunakan kewenangan, saat Anda turun (habis jabatan) rakyat akan menagih dengan seluruh bunganya," sebutnya.
Menkopolhukam ini meminta agar aparat pemerintah bersikap netral saat pemilu dan tidak boleh punya kecenderungan terhadap salah satu calon.
"Kita berharap perintah dan aparat pemerintah untuk netral dan tidak boleh punya kecenderungan. Orang boleh punya kecenderungan dan keberpihakan tapi aparat tidak boleh menunjukkan kecenderungan dan keberpihakan itu," ucap Mahfud.
Untuk program yang sudah ada saat ini, kata dia, jika masuk dalam kategori baik pihaknya akan melanjutkan. Untuk program yang tidak baik maka akan diperbaiki oleh pasangan Ganjar-Mahfud MD jika terpilih nantinya.
"Kita lanjutkan yang sudah baik. Kita perbaiki hal yang kurang baik terutama soal penegakan hukum," paparnya.
Mahfud MD juga menawarkan berbagai program milik Ganjar-Mahfud MD di antaranya, internet gratis untuk anak sekolah, penegakan hukum, pemberantasan korupsi, penindakan mafia sawit, bantuan sosial (bansos), penghapusan hutan dan kredit petani dan nelayan dan perbaikan infrastruktur jalan hingga ke pedesaan. (Antara)
Berita Terkait
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Pekanbaru Segera Kucurkan Beasiswa Rp10 M untuk Mahasiswa dan Tahfidz
-
Sawit Mitra Swadaya Riau Melemah, Harganya Turun Jadi Rp3.832 per Kg
-
Kejinya Ibu Tiri di Siak: Anak 6 Tahun Dihantam Kayu, Dilempar Bata hingga Meninggal
-
Pencuri di Pekanbaru Bobol Toko iPhone untuk Beli iPhone 17
-
Seluruh Jemaah Calon Haji 2026 asal Riau Telah Berangkat ke Tanah Suci