SuaraRiau.id - Akses jalan lintas Sumatera Barat (Sumbar)-Riau atau sebaliknya ditutup Polres Limapuluh Kota lantaran masih adanya beberapa titik longsor.
Polisi juga menutup jalan lintas karena adanya perbaikan jalan yang amblas disebabkan hujan deras dalam beberapa hari terakhir.
"Kami menyampaikan bahwa Kamis 28 Desember 2023 ruas Jalan Nasional Sumbar-Riau atau sebaliknya akan dilakukan penutupan," kata Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ricardo Condrat Yusuf dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (28/12/2023).
Dia mengimbau pengendara untuk mencari jalan alternatif, atau jalur Sijunjung menuju Kiliran Jao. Ia juga meminta pengguna jalan yang terjebak longsor untuk dapat memanfaatkan rest area parkir yang aman, karena kondisi cuaca masih hujan.
"Jadi kami mengimbau kepada pengendara untuk mencari jalur alternatif. Akses ditutup dari pagi sampai jam 17.00 WIB. Demikian informasi ini disampaikan," ujar Kapolres Ricardo.
Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi membuat jalan lintas Riau-Sumbar mengalami longsor di beberapa titik di Kelok 17 dan Pangkalan, Sumbar.
Banjir juga melanda Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota Sumbar hingga menutupi ruas jalan.
Dinas PU dan kepolisian Sumbar menyampaikan bahwa jalan lintas Sumbar-Riau akan ditutup hingga dua hari ke depan.
Longor lagi
Diketahui, beredar video yang mengabarkan jika jalan lintas Sumbar-Riau kembali longsor pada Kamis (28/12/2023).
Informasi tersebut disampaikan akun Instagram @sudutpayakumbuh dengan menampilkan jalan nampak tertimbun tanah dan pepohonan. Sementara beberapa orang warga ada di sana melihat kejadian.
"Menurut informasi yang kami terima dari Uni @cempaka_2209 bahwa pagi ini, Kamis 28 Desember 2023 Jalan Lintas Sumbar Riau kembali longsor yang menutup seluruh bagian jalan, tepatnya di kawasan Ulu Aia," tulis caption menjelaskan video, dikutip Kamis (28/12/2023) pagi.
Dalam keterangannya, pengendara roda dua dan empat untuk tidak mengambil resiko dengan menerobos Jalan Lintas Sumbar-Riau dengan alasan apapun.
Pengendara disarankan mepilih jalur alternatif yang telah disebutkan yaitu melalui Kiliran Jao atau via Lintau dari arah Kabupaten Lima Puluh Kota.
"Sebab kondisi cuaca juga masih buruk dan petugas terkait juga sudah mengumumkan bahwa dilakukan penutupan jalan sejak pagi ini hingga sore nanti," katanya lagi.
Akun tersebut pun akan meng-update perkembangan apakah bisa dilalui atau tidak setelah itu setelah mendapatkan informasi lebih lanjut dari pihak terkait.
Tag
Berita Terkait
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Jembatan Juli Ambruk, Warga Bertaruh Nyawa Lintasi Sungai dengan Kabel Baja
-
Sungai Tungkal Meluap Deras, Begini Nasib Pemudik Sumatra di Kemacetan
-
Heboh Sopir Bus Lawan Arah Tantang Pengendara di Jalan Lintas Medan-Berastagi
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Polisi Telusuri Penyalahgunaan BBM Subsidi di Rohil, Ungkap Modusnya
-
Penampakan Desain Flyover Simpang Panam, Sarat Ornamen Khas Melayu
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
-
Siswa SMK di Pekanbaru Meninggal usai Kelahi dengan Teman, Kencing Berwarna Hitam