SuaraRiau.id - Lembaga Sensor Film (LSF) tengah berupaya untuk mengubah batas usia minimum kategori dewasa untuk menyaksikan film dari 17 tahun ke atas (17+) menjadi 18 tahun ke atas (18+).
Alasan perubahan ini didasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan bersama Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) yang menunjukkan bahwa publik mendukung perubahan tersebut.
Salah satu alasan lainnya adalah untuk menyesuaikan usia minimum kategori dewasa dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Hal ini dilakukan agar batas usia yang ditetapkan oleh LSF sejalan dengan undang-undang yang berlaku.
Wakil Ketua LSF Ervan Ismail mengatakan bahwa tim sudah dibentuk untuk merumuskan perubahan tersebut dan narasi-narasi telah disusun berdasarkan dasar-dasar akademik.
"Proses ini telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dan sedang diperiksa oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)," katanya dikutip dari Antara, Selasa (19/12/2023).
Meskipun sudah masuk dalam Prolegnas, Ervan menyatakan bahwa perubahan ini mungkin memerlukan beberapa tahun untuk resmi ditetapkan.
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2014 tentang Lembaga Sensor Film, saat ini terdapat empat klasifikasi usia penonton untuk film.
Keempat klasifikasi usia tersebut, yaitu semua umur (SU), 13+ (di atas 13 tahun), 17+ (dewasa di atas 17 tahun), dan 21+ (dewasa di atas 21 tahun).
Berita Terkait
-
Review Film All of You: Ketika Sains Ikut Campur dalam Urusan Cinta
-
Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI
-
Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember
-
NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu
-
Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak