SuaraRiau.id - Juru Bicara Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin (AMIN), Muhammad Kholid mengatakan ada enam kebijakan prioritas yang akan dikerjakan bila pasangan calon (paslon) nomor urut 1 itu menang dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.
Untuk yang pertama yakni Hotline Paris diperioritaskan bagi warga yang membutuhkan bantuan hukum. Prioritas pertama ini yakni bertujuan guna penegakan sistem hukum yang adil, transparan, dan mengayomi.
"Prioritas kedua, pencegahan dan pemberantasan korupsi . Misalnya melalui Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset yang segera disahkan," kata Kholid dalam diskusi daring yang diselenggarakan Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) dengan tema Eksplorasi Gagasan Menata Demokrasi Pasca-Pemilu 2024, Minggu,
Kholid pun menjelaskan bahwa prioritas yang ketiga yaitu mewujudkan birokrasi yang profesional dan melayani melalui peningkatan standar aparat sipil negara (ASN), serta transformasi digital untuk melayani masyarakat.
Baca Juga: Hadapi Sada Sumut di Laga Terakhir, PSPS Riau: Kami Ingin Persembahkan Kemenangan
Menurut dia, prioritas keempat terkait pemberian wewenang penuh kepada pemerintah daerah (pemda) terkait otonomi daerah. Namun dia menilai bahwa dalam konteks tersebut pemerintah pusat tetap harus memberi panduan jelas atau arahan nasional terkait kebijakan pembangunan yang akan dicapai.
Dia mencontohkan terkait penanganan stunting atau tengkes yang harus jelas dan rinci oleh pemerintah pusat, sehingga bisa dieksekusi dengan benar oleh pemda.
Prioritas kelima, dia menjelaskan, yaitu pembenahan Kepolisian Republik Indonesia untuk mewujudkan penegakan hukum yang humanis dan berpihak kepada hak asasi manusia (HAM).
Menurut Kholid, yaitu penegakan demokrasi dan kedaulatan rakyat.
"Salah satunya melalui reformasi pembiayaan partai politik untuk menangani masalah high cost democracy (pembiayaan tinggi untuk penyelenggaraan demokrasi)," tuturnya.
Baca Juga: Diusulkan Banyak Lembaga, SF Hariyanto Calon Kuat Pj Gubernur Riau?
Kholid mengungkapkan bahwa ada tiga tantangan demokrasi yaitu prosedural, institusional, dan substansial juga akan diubah AMIN agar memberi rasa keadilan bagi masyarakat di seluruh aspek kehidupan seperti sosial, ekonomi, dan hukum.
Berita Terkait
-
Siapa yang Paling Menghibur? Prabowo dan Anies Ikut Tren Joget Velocity
-
Alasan Anies Baswedan Tak Hadir Open House Presiden Prabowo di Istana Merdeka
-
Bersyukur Muslim di Indonesia Kompak Berlebaran Hari Ini, Anies: Insya Allah Perkuat Persaudaraan
-
Cerita Mistis Anies Baswedan Tubuh Keluarkan Beling, Muncul Bau Anyir di Rumah
-
Soal Revisi UU TNI Gibran Rakabuming Kemana? Sikapnya Dibandingkan Anies Beswedan
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak