SuaraRiau.id - Sejumlah peristiwa menarik dan sayang untuk dilewatkan terjadi pada Rabu (13/12/2023). Editor SuaraRiau.id merangkum tiga informasi yang patut untuk dibaca.
Di antaranya kabar tersebut adalah terkait perkembangan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oknum Polresta Pekanbaru yang kini ditangani Propam Polda Riau.
Kemudian, kampanye politik Anies Baswedan ke Pekanbaru yang mengunjungi sejumlah tempat di Kota Bertuah tersebut. Dalam momen itu, Capres nomor urut 1 ini menyampaikan janji-janjinya kepada masyarakat Pekanbaru.
Lalu, curhatan seorang netizen yang mengaku adiknya diganti secara tiba-tiba dari posisi sebagai staf ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dalam ciutannya, ia mengaku sang adik yang berasal dari Riau merupakan lulusan STPDN (kini IPDN) tahun ini batal dilantik menjadi staf di Kemendagri.
Tiba-tiba, adiknya digeser digantikan oleh anak dari pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau.
Berikut rangkumannya:
Kasus KDRT oknum polisi Riau
Kasus dugaan KDRT ibu Bhayangkari oleh oknum Polresta Pekanbaru kini tengah ditangani Propam Polda Riau. Oknum polisi berinisial Brigadir RRS menjalani perpanjangan penahanan.
Korban, istri Brigadir RRS bernama Yuni mengaku sering mendapat teror dan ancaman setelah melaporkan sang suami ke Polda Riau.
Menurut Yuni, nomor tak dikenal mengirimkan pesan yang memintanya untuk tidak memperpanjang kasus KDRT tersebut dan diselesaikan dengan cara damai.
Baca selengkapnya di sini
Anies Baswedan kampanye ke Pekanbaru
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan melakukan kampanye di Pekanbaru pada Rabu (13/12/2023). Kedatangan mantan Gubernur Jakarta itu langsung disambut antusias ratusan masyarakat.
Salah satunya, Anies Baswedan mengunjungi kawasan Kampung Bata di Jalan Budi Agung, Kecamatan Tenayanraya. Daerah ini merupakan perkampungan terpinggir dengan banyak persoalan sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan yang terjadi.
Bertemu dengan masyarakat, Anies nampak santai dengan mengenakan kaos bertuliskan programnya yakni Bansos plus Amin.
Pada momen tersebut, perwakilan masyarakat Damrizal menyampaikan aspirasinya langsung kepada Anies terkait jalan rusak sepanjang 500 meter yang jika hujan deras jalan itu tidak bisa dilalui.
Tag
Berita Terkait
-
Tanah Ulayat Tak Bisa Dikuasai Seenaknya, Bima Arya Peringatkan Pemda
-
Pramono Ajak Anies Nonton Persija Bareng di JIS: Legacy-nya Sekarang Bisa Dinikmati
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Modus Angkat Timses Jadi Honorer Disorot, DPR Dukung Kemendagri Stop Rekrutmen Staf Pemda
-
Tuntas di 2027! PPPK Paruh Waktu Siap Alih Status, Daerah Dilarang Keras Tambah Pegawai Baru
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari
-
Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit
-
Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga
-
KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit