SuaraRiau.id - Pendakwah Gus Miftah merupakan salah satu orang yang geram dengan isi materi standup comedy komika asal Lampung Aulia Rakhman.
Ketika video Aulia Rakhman beredar, Gus Miftah orang pertama yang bereaksi keras. Menurut Gus Miftah, materi Aulia Rakhman sudah menista Nabi Muhammad SAW.
"Ini komika siapa? Nggak bisa mencari materi/konten yang lain mas? Maksud Anda mau menista Kanjeng Nabi?" tulis Gus Miftah.
Ia pun mencari sosok orang yang ada di dalam video itu. "Tolong dong untuk yang kenal orang ini disenggol. Katakan saya Miftah mencarinya!" imbuhnya.
Dalam podcast Close The Door bersama Deddy Corbuzier, Gus Miftah mengatakan, tidak berniat memenjarakan Aulia Rakhman atas perbuatannya yang dianggap menistakan Nabi Muhammad SAW.
"Gua dalam sejarah berbeda pendapat sama orang itu ga pernah menjarain. tetapi yang kita tegur adalah mindsetnya, pola pikirnya," ujar Gus Miftah.
Aulia Rakhman yang kini dipenjara setelah menjadi tersangka penistaan agama, menurut Gus Miftah bukan atas laporan dirinya melainkan pihak lain.
Deddy Corbuzier lalu mempertanyakan perbedaan sikap Gus Miftah terhadap Aulia Rakhman dengan komika Coki Muslim yang juga pernah tersandung masalah penistaan agama.
"Coki Muslim dibelain karena waktu itu memang pantas untuk saya bela walau di bagian akhir kita tegur," kata pengasuh pondok pesantren Ora Aji ini.
Baca Juga: Aulia Rakhman Tersangka Penistaan Agama, Buntut Lawakan soal Nama Muhammad
Ketika itu Coki dan Muslim dianggap menistakan agama karena membuat konten memasak babi dicampur kurma. Gus Miftah tidak setuju dengan hal itu.
"Saya ga setuju karena babi tidak punya agama. Sejak kapan benda mati punya agama. Apakah yang makan kurma hanya orang Islam? jawabannya tidak. Apakah yang makan babi hanya orang Kristen? jawabannya tidak," tutur dia.
Walau begitu Gus Miftah menegur keras Coki dan Muslim karena dalam kontennya menyebut kalau daging babi dimasak dengan kurma maka cacing pitanya berpotensi jadi mualaf.
Sementara di kasus Aulia Rakhman, menurut Gus Miftah, komika asal Lampung ini sudah menyinggung nama Nabi Muhammad SAW.
Menurut Gus Miftah, nama Muhammad adalah nama sakral bagi umat Islam sehingga tidak layak dijadikan bahan lelucon.
Komika Aulia Rakhman (AR) ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama buntut penampilan standup comedy pada acara Desak Anies beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
-
Aulia Rakhman Tersangka Penistaan Agama, Buntut Lawakan soal Nama Muhammad
-
Gus Miftah Cari Komika Aulia Rakhman Dianggap Hina Nabi Muhammad
-
Komika Aulia Rakhman: Saya Mohon Maaf kepada Umat Islam, Tidak Ada Maksud Hina Nabi Muhammad
-
Remaja asal Sumbar Rela Masturbasi di Atas Alquran demi Duit Rp50 Ribu
-
Sule Dipolisikan, Susul Budi Dalton Terkait Ucapan Miras Minuman Rasulullah
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
HUT ke-27 GarudaMiles, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite
-
Razia Hiburan Malam Pekanbaru, Polisi Temukan 2 Orang Positif Narkoba
-
Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
-
Oknum Polisi Kuansing Disebut Terlibat Kasus Penipuan hingga Rp500 Juta
-
Daftar 63 Pejabat Pemkot yang Dilantik Wali Kota Pekanbaru