SuaraRiau.id - Pintu pelimpahan air waduk PLTA Koto Panjang Kampar kembali dibuka pada Rabu (13/12/2023) sore ini. Penambahan pembukaan pintu itu sebagai langkah antisipasi menghadapi peningkatan elevasi waduk.
Manager PLTA Koto Panjang, Cecep Sofhan Munawar mengungkapkan bahwa tinggi bukaan pintu pelimpahan PLTA Koto Panjang akan ditambah dari 3x40 cm menjadi 5x40 cm.
"Dengan adanya kenaikan elevasi waduk dalam beberapa hari terakhir tanpa penurunan, diumumkan bahwa pada hari ini pukul 15.00 WIB, akan dilakukan penambahan bukaan pintu spillway sebesar 2x40 cm, total bukaan mencapai 5x40 cm," ujarnya, Rabu (13/12/2023) pagi.
Masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Kampar diimbau untuk tetap waspada.
"Masyarakat diminta waspada dan mengurangi aktivitas di sepanjang Sungai Kampar," kata Cecep.
Diketahui, berdasarkan update pukul 08.00 WIB, Rabu (13/12/2023), elevasi waduk PLTA Koto Panjang saat ini 83.56 di atas permukaan air laut (Mdpls).
Berita Terkait
-
CCTV Dicabut, Dua Pelajar Nekat Mencuri di Toko Emas Bangkinang Kampar
-
Basiacuong Kampar: Warisan Budaya yang Membentuk Kecerdasan Interpersonal
-
Es Tebak, Minuman Legendaris Nusantara di Kampar
-
Sate Kampar Ocu Ijep, Resep Warisan yang Melegenda Selalu Ramai Pengunjung
-
Menjejak Khatulistiwa: Pesona Tugu Equator di Lipat Kain, Kampar
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pasutri di Pelalawan Eksploitasi Anak Jadi Manusia Silver, Paksa Setor Rp250 Ribu/Hari
-
Mensos Kunjungi Sekolah Rakyat Pekanbaru, Target Tambah Siswa di Riau
-
Pelaku Penembakan dan Penyerangan Sejumlah Pekerja di Inhu Dibekuk di Batam
-
Wanita Hamil Tewas Diduga Dibunuh Suami, Polisi Temukan Sejumlah Senjata Tajam
-
Viral Emak-emak Pekanbaru Bongkar Diduga Lokasi Judi, Polisi Didesak Turun Tangan