“Kami juga berikan subsidi iuran BPJS, sehingga warga yang mau berobat ya tinggal bawa KTP saja,” jelasnya.
Lebih jauh dikatakan Caleg DPR RI Dapil Riau I nomor urut 1 dari Golkar tersebut, butuh penyambung lidah dari Kabupaten Siak khususnya di Kecamatan Minas untuk di DPR.
Sehingga, penting bagi semua pihak agar bergandeng tangan berjuang bersama-sama agar bisa mengambil dana pusat untuk pembangunan di daerah.
“Ayo kita sama-sama berjuang agar tempat kita ini mendapatkan pemerataan pembangunan, mari sama-sama bergandeng tangan,” ajak ketua DPD I Golkar Riau itu.
Bahas sawit
Masih kata Syamsuar, sewaktu menjabat sebagai Gubernur Riau, ia sudah secara maksimal melakukan langkah konkret agar masyarakt Riau secara ekonomi meningkat.
“Banyak kami lakukan Pak, Bu agar masyarakat sejahtera. Salah satunya karena kita banyak sebagai petani sawit kami melakukan langkah agar harga sawit terus stabil dan pertumbuhan ekonomi terus meningkat,” beber Syamsuar.
Untuk menstabilkan harga kelapa sawit, Syamsuar ceritakan ia membangun MoU dengan Kejati Riau yang diberi nama program Jaga Zapin. Dimana program tersebut dibuat agar harga sawit di Riau tetap stabil.
“Program tersebut dibuat salah satunya agar tidak ada lagi kesenjangan harga dari pabrik ke petani sawit sehingga harga bisa stabil terus,” ucapnya.
Pada akhir dialog, Syamsuar berpesan agar masyarakat Minas dan Kandis solid dan dapat secara bersama menghantarkannya ke DPR RI agar perjuangan yang berkelanjutan untuk kesejahteraan dan pembangunan dapat diwujudkan secara bersama.
Tampak hadir dalam acara dialog tersebut Ketua DPD II Partai Golkar Siak Indra Gunawan yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Siak, Muhammad Andri Caleg Golkar Dapil Siak-Pelalawan dan ratusan masyarakat.
Kontributor : Alfat Handri
Tag
Berita Terkait
-
Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
Puan Desak Aparat Usut Dugaan Lahan Karhutla Dialihfungsikan Jadi Sawit
-
Lahan Bekas Karhutla Diduga Jadi Kebun Sawit, Puan Maharani Minta Diselidiki
-
Hutan Baru Terbakar Langsung Jadi Lahan Sawit, Prabowo: Ini Benar-Benar Sengaja?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Keluarga Prasejahtera
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis