Eko Faizin
Kamis, 23 November 2023 | 16:14 WIB
Ilustrasi garis polisi lokasi pelajar SMP bunuh balita. [Freepik/user9023173]

SuaraRiau.id - Warga Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak dihebohkan dengan penemuan sesosok balita perempuan di sebuah parit tidak jauh dari pasar.

Kabarnya, balita berusia 2,5 tahun tersebut tewas mengenaskan karena dibunuh seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang juga masih di bawah umur.

Salah seorang warga Paiwan mengatakan informasi yang beredar di masyarakat balita tersebut korban dari tindak asusila dan kemudian dibunuh.

“Informasinya balita usia 2,5 tahun itu diperkosa lalu dibunuh,” katanya kepada Suara.com, Kamis (23/11/2023).

Namun, Paiwan mengatakan tidak terlalu tahu persis bagaimana peristiwa pilu itu terjadi. Pelaku dan korban bukan tinggal di satu desa.

Ditambahkan Paiwan, pelaku yang masih anak di bawah umur itu tinggal di Kampung Lubuk Dalam, Kecamatan Lubuk Dalam sementara korban tinggal di Kampung Rawang Kao.

“Kalau bagaimana peristiwa itu terjadi saya kurang tau. Tapi saat ini pelaku sudah ditangkap dan ditahan di Polres Siak,” ungkap Paiwan.

Camat Lubuk Dalam, Agung menceritakan jika peristiwa pilu tersebut terjadi begitu cepat.

Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, korban saat itu sedang bermain di rumah teman neneknya menjelang magrib.

Korban diketahui tinggal bersama neneknya di Kampung Rawang Kao, sementara orangtua korban di Kecamatan Tualang.

“Kejadiannya sangat cepat, korban bermain tempat neneknya tiba-tiba korban menghilang,” kata Agung.

Kemudian, tambah Agung, korban sempat dicari dan akhirnya ditemukan tewas mengenaskan di sebuah parit.

“Sekitar pukul 19.00 WIB kurang korban ditemukan di parit dengan kondisi tanpa busana,” katanya.

Atas peristiwa tersebut, lanjut Agung, pihaknya akan melakukan sosialisasi terhadap bahaya perilaku menyimpang pada anak-anak.

“Kami bersama Pemkab Siak nantinya akan berikan edukasi kapada masyarakat terkait perilaku menyimpang terhadap anak-anak,” jelasnya.

Agung mengimbau agar para orangtua untuk mengawasi pola keseharian anak dalam bergaul.

“Semoga tidak ada lagi peristiwa serupa terjadi, saya berharap kerjasama antara orang tua untuk menjaga dan mengawasi cara bergaul anak-anak di lingkungan sekitar,” sebutnya.

Tersangka ditangkap
Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi mengatakan, pihaknya bergerak cepat saat mendapatkan laporan peristiwa penemuan balita tewas di sebuah parit tak jauh dari pasar.

Tim Reskrim Polres Siak langsung turun dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Tak butuh waktu lama kami berhasil membekuk pelaku yang masih di bawah umur,” kata Kapolres.

Disampaikan Kapolres Asep, saat ini pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan Labfor.

“Terduga pelaku sudah diamankan Tim Resmob Polres Siak. Selesai lidik nanti baru kami lakukan pers release,” tandasnya.

Kontributor : Alfat Handri

Load More