SuaraRiau.id - Penetapan harga sawit Riau telah didukung dan dikawal oleh Kejati Riau melalui Program Jaga Pertanian, Perekonomian dan Perindustrian (Jaga Zapin).
Hal tersebut sebagai upaya perbaikan tata kelola perkebunan, khususnya yang menyangkut transparansi penetapan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau.
"Kita juga telah menindaklanjuti melalui MoU dengan seluruh Bupati dan Kejaksaan Negeri (Kajari) se Provinsi Riau," ujar Plt Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Minggu (5/11/2023) malam.
Edy Natar menyebut bahwa dengan adanya Program Jaga Zapin, telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Riau dengan dinikmatinya harga TBS yang lebih stabil dan selalu lebih tinggi dari Provinsi lainnya di Indonesia.
"Sehingga program ini sangat disambut baik oleh seluruh kalangan terutama pekebun kelapa sawit," ungkap dia.
Sebagai informasi, Program Jaga Zapin merupakan salah satu inovasi Kejari Riau dalam mengawal stabilitas harga hasil pertanian, perkebunan dan industri secara komprehensif dan berkesinambungan.
Program Jaga Zapin ini dalam rangka untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terutama para petani sawit dan juga wujud pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan.
Program Jaga Zapin merupakan kerja sama antara Kejaksaan Tinggi Riau dengan Dinas Perkebunan Provinsi Riau serta Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO).
Program Jaga Zapin lebih diperluas bukan hanya terkait hulu-hilir sawit. Sebab Jaga Zapin adalah jaga zona pertanian perekonomian dan industri, yang merupakan upaya menjaga kestabilan dan ketahan ekonomi Riau yang memiliki Julukan Bumi Melayu Lancang Kuning.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Unik Biodiesel B50: Target Kurangi Impor Solar hingga Manfaat Minyak Sawit
-
Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini
-
Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Harga Minyakita di Pekanbaru Lampaui HET, Begini Tanggapan Wali Kota
-
Saksi Sebut Bayar Makan-Hotel Abdul Wahid di London Rp36 Juta, Belum Diganti
-
Dana Rp90 Miliar untuk Perbaikan Jalan Teluk Kuantan, Demi Pacu Jalur 2026
-
5 Sepatu Lari Terbaik, Ringan dengan Bantalan Super Empuk: Langkah Jadi Efisien
-
Ditangkap, Pria Ngaku Anggota BNN Ogah Bayar Hotel Rp15 Juta di Kuansing