SuaraRiau.id - Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution resmi menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau menggantikan Syamsuar dalam Paripurna DPRD Riau, Sabtu (4/11/2023).
Diketahui, Syamsuar mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Riau lantaran ia akan maju menjadi calon legislatif (caleg) DPR RI di Pemilu 2024 mendatang.
Edy Natar akan memimpin provinsi berjuluk Bumi Lancang Kuning ini selama masa jabatan 2019-2024.
Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho dalam paripurna tersebut menyampaikan terima kasih kepada Syamsuar atas pengabdian dan jasa-jasanya selama ini.
"Selanjutnya kami umumkan pula dalam rapat ini penunjukan saudara Edy Natar Nasution sebagai pelaksana tugas untuk melaksanakan wewenang dan kewajiban sebagai Gubernur Riau masa jabatan 2019-2024," kata Agung Nugroho dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Dia lalu mengusulkan untuk mengangkat Edy Natar yang sebelumnya menjabat Wakil Gubernur Riau diangkat menjadi Gubernur Riau masa jabatan 2019-2024.
"Mekanisme dan tahapan selanjutnya akan disesuaikan sesuai aturan perundangan-undangan yang berlaku," ujar Agung.
Dalam momen tersebut, Edy Natar mengucapkan terima kasih dan rasa syukur atas amanah yang telah diberikan.
Ia mengatakan akan melanjutkan program-program yang selama ini sedang diperjuangkan oleh pasangan Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau periode 2019-2024.
"Saya mengucapkan rasa terima kasih semua pihak. Saya bersyukur kepada Allah SWT karena semua yang didapat tak lepas dari Allah SWT. Saya juga berterima kasih kepada pak Syamsuar atas bimbingan dan kerjasama yang sudah berjalan selama kurang lebih 4 tahun 8 bulan," ungkap Edy Natar.
Selain pengumuman Plt Gubernur, pada sidang paripurna tersebut juga menyampaikan pemberhentian Syamsuar dari jabatan Gubernur Riau.
Tag
Berita Terkait
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Tak Terima Gubernur Riau Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
-
Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik