SuaraRiau.id - Seorang pria berinisial IW (26) ditangkap jajaran Polda Riau karena diduga melakukan pelecehan seksual yakni menyodomi bocah di kawasan Kecamatan Bukitraya Pekanbaru.
Tindakan bejat pelaku usai korban melaporkan kasus sodomi itu ke pihak kepolisian. Pihak keluarga menuntut Polda Riau menetapkan tersangka lain selain IW.
Polda Riau awalnya melakukan pemeriksaan terhadap empat inisial IW (26), R (14), RZ (14) dan FR (14).
Namun karena bukti mengarah ke IW, lalu terduga predator seks itu ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Sedangkan 3 lainnya tidak terbukti.
"IW kita tetapkan sebagai tersangka setelah mendapat 4 alat bukti perbuatan pidana yang dilakukan pelaku kepada empat orang anak, ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Hery Murwono dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (3/11/2023).
Murwono menjelaskan jika pihaknya baru menetapkan satu tersangka dan menggali informasi terkait kasus tersebut.
Diketahui, peristiwa pelecehan tersebut terjadi pada sekitar April-Mei 2023. Selain melakukan pelecehan, pelaku juga memvideokan dan menyebarkannya ke beberapa WAG yang diduga Grup LGBT Pekanbaru.
Pengacara keluarga korban, Zetprianto menyampaikan bahwa hal ini harus mendapatkan perhatian serius dari kepolisian.
"Anak-anak yang menjadi korban harus mendapatkan keadilan dan pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Zetprianto.
Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Riau, Bunda Ester menyampaikan, bahwa LPAI akan menindaklanjuti kasus ini.
Pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait serta memberikan pendampingan psikolog tambahan terhadap anak yang menjadi korban.
Berita Terkait
-
10 Fakta Terbaru Mertua Bunuh Menantu Hamil 7 Bulan, Pelaku Tempramen Doyan Sewa PSK
-
Reza Arap Alami Pelecehan Seksual, Alat Kelaminnya Dipegang-pegang
-
Sentuhan Betrand Peto Kepada Sarwendah Jadi Sorotan, Termasuk Physical Touch atau Pelecehan Seksual?
-
Gofar Hilman Kenang Masa Sulit saat Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Jual Mobil untuk Gaji Pegawai
-
Tak Hanya Pencegahan dan Penanganan, POD.KeS Juga Beri Ruang untuk Korban Kekerasan Seksual
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pasutri di Pelalawan Eksploitasi Anak Jadi Manusia Silver, Paksa Setor Rp250 Ribu/Hari
-
Mensos Kunjungi Sekolah Rakyat Pekanbaru, Target Tambah Siswa di Riau
-
Pelaku Penembakan dan Penyerangan Sejumlah Pekerja di Inhu Dibekuk di Batam
-
Wanita Hamil Tewas Diduga Dibunuh Suami, Polisi Temukan Sejumlah Senjata Tajam
-
Viral Emak-emak Pekanbaru Bongkar Diduga Lokasi Judi, Polisi Didesak Turun Tangan