SuaraRiau.id - Kasus pencurian ternyata masih marak di Pekanbaru. Sepanjang September 2023, Polresta Pekanbaru dan Polsek jajaran berhasil mengungkap 27 kasus pencurian.
Dari 27 kasus tersebut, polisi menangkap 28 tersangka dan mengamankan 136 barang bukti. Dari C3 (curat, curas dan curanmor), kasus curat (pencurian dengan pemberatan) menjadi yang terbanyak.
Polisi menemukan 7 kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor) selama periode 1-22 September 2023. Tindak pencurian merupakan kasus yang meresahkan masyarakat. Bahkan salah satu kasus sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Video CCTV menampilkan detik-detik seorang wanita melakukan pencurian barang di sebuah supermarket Kota Pekanbaru pada pertengahan September lalu. "Sepanjang September ini kami mengungkap tujuh kasus curanmor, 14 pencurian dengan pemberatan serta enam pencurian dengan kekerasan," Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Henky Poerwanto, dikutip dari Tribata News dan Antara, Sabtu (23/9/23).
Beberapa pelaku bahkan diberikan timah panas lantaran sempat melawan petugas saat akan diringkus. Dalam keterangannya, ia mengungkapkan bahwa data yang dihimpun ini tak menutup kemungkinan bisa lebih berkembang lagi. Pihaknya akan terus mengungkap kasus kejahatan berdasarkan hasil penyelidikan tim.
"Untuk masyarakat kami imbau jangan menggunakan perhiasan berlebihan saat berkendara agar tidak mengundang pelaku untuk melakukan kejahatannya," ujarnya.
Selanjutnya, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, menyebutkan jumlah kasus bulan ini mengalami peningkatan dibandingkan bulan lalu dengan 22 kasus. "Beberapa pelaku bahkan ada yang residivis dan ada pula pemain baru," kata Kompol Bery Juana Putra.
Pada Agustus terdapat 22 laporan, sementara pada September ini terdapat 27 laporan dengan total 188 TKP. “Di Polsek Senapelan ada 4 laporan yakni 2 curat dan 2 curanmor dengan 4 orang tersangka. Polsek Payung Sekaki, terdapat dua laporan kasus curanmor dengan 2 orang tersangka. Kemudian, Polsek Sukajadi terdapat 1 laporan kasus curanmor dan 1 orang tersangka. Polsek Tenayan Raya 3 laporan kasus curat dengan tiga orang tersangka. Polsek Bukit Raya 2 laporan kasus curat denga dua orang tersangka. Polsek Limapuluh 3 laporan diantaranya 2 kasus curat dan 1 kasus curanmor. Tersangkanya ada 4 orang, Polsek Tampan 1 tersangka kasus curanmor. Polsek Rumbai Pesisir dua kasus curat dan satu kasus curas. Sementara Polsek Rumbai terdapat dua kasus curat dengan 2 orang tersangka," pungkasnya.
Baca Juga: Sering Nangis, Bayi 5 Bulan di Pekanbaru Dibunuh Ayah Kandung
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak