SuaraRiau.id - Lima pemuda Riau menggagas program peningkatan kapasitas bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada kegiatan peningkatan sumber daya manusia PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Riau’s Youth Leader Club (RiyoLC).
Para pemuda ini membuat program yang dapat meningkatkan kapasitas UMKM menjadi naik kelas. Seperti apa program tersebut?
Kelima pemuda yang tergabung dalam kelompok UMKM Sawit Naik Kelas berasal dari latar belakang berbeda, yakni Hendra Dermawan yang merupakan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif bidang kriya, Zuhroh Mahdalena mahasiswa jurusan Manajemen dan Bisnis Universitas Riau.
Kemudian Armaya Oktaviani, pelaku UMKM dengan produk aneka kue dan jajanan pasar, Habi Holidi David yang merupakan karyawan di salah satu bank syariah di Kota Pekanbaru serta Noeiyen David.
Dalam kegiatan RiyoLC 2023, para pemuda ini melahirkan ide dan gagasan program kemasyarakatan yang berfokus pada pembinaan dan pendampingan pelaku usaha mikro kecil menengah di sekitar wilayah operasi PHR di Kepenghuluan Bangko Jaya, Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir.
“Ini merupakan program peningkatan skil pengolahan limbah sawit agar menjadi produk turunan kerajinan tangan,” kata Ketua Kelompok UMKM Sawit Naik Kelas, Hendra Dermawan, usai tampil sebagai Juara II Riau’s Youth Leader Club 2023.
Kegiatan RiyoLC merupakan program pembangunan kapasitas tokoh-tokoh muda Riau melahirkan sejumlah ide kreatif dan inovatif yang dapat diimplementasikan untuk kesejahteraan masyarakat.
Program yang diinisiasi PHR dan dilaksanakan bersama Politeknik Caltex Riau (PCR) ini memberi pendampingan dan pelatihan bagi generasi muda dalam mewujudkan suatu ide dan gagasan program kemasyarakatan secara sistematis dengan metode yang teruji.
Secara umum, 35 peserta yang terbagi dalam 7 kelompok melahirkan suatu program pemberdayaan masyarakat. Hendra dan kawan-kawan menilai perlunya peningkatan kapasitas dan skil pelaku UMKM agar dapat bersaing di pasar global.
Terlebih kata dia, pelaku UMKM merupakan garda terdepan dalam pertahanan ekonomi bangsa. Pelaku UMKM perlu dilakukan pelatihan, pembinaan dan pendampingan dalam menghasilkan produk yang bernilai ekonomis.
"Semua ini kita lakukan dengan tujuan agar UMKM di Riau ini mampu naik kelas, ucapnya.
Luasnya perkebunan kelapa sawit di wilayah Rokan Hilir mendatangkan banyak potensi ekonomi bagi masyarakat. Tak terkecuali limbah lidi sawit yang dapat dimanfaatkan menjadi sumber pendapatan.
Kelompok ini mendorong pelaku usaha kecil memanfaatkan semaksimal mungkin limbah lidi sawit menjadi kerajinan tangan bernilai tinggi.
“Karena sustainable dan bahan bakunya melimpah,” ujarnya.
Pemanfaatan limbah lidi sawit menjadi produk bernilai tinggi merupakan kerajinan ramah lingkungan. Pemberdayaan Masyarakat untuk memanfaatkan lidi sawit sebagai kerajinan tangan sekaligus mendorong pelestarian lingkungan dari dampak negatif limbah sawit.
Berita Terkait
-
Koster Sebut Bupati di Bali Hanya Jadi Penikmat PHR Tapi Tak Bisa Menggunakannya
-
Lewat RiyoLC PHR, Empat Pemuda Riau Inisiasi Bisnis Ramah Lingkungan
-
Sumbangsih PHR untuk Negeri, Dua Tahun Pascaalih Kelola Blok Rokan
-
Kisah Nuraini, Anak Nelayan Sungai Rokan Raih Beasiswa PHR ke Universitas Pertamina
-
Cerita Arryan Naufal, Anak Sopir Truk Penerima Beasiswa Prestasi PHR
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali
-
Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik
-
Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota
-
Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik