SuaraRiau.id - Jamaah haji Riau yang meninggal dunia saat sedang menunaikan ibadah haji 2023 bertambah lagi tiga orang.
Dengan demikian, total jamaah haji asal Riau yang wafat sejak awal keberangkatan hingga saat ini menjadi 18 orang.
"Hingga hari ini sudah 18 orang jemaah haji Provinsi Riau yang meninggal dunia, 17 orang di tanah suci dan 1 orang di RS BP Batam," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Riau Mahyudi, Minggu (9/7/2023).
Mahyudi mengungkapkan jika tiga orang jamaah haji yang meninggal itu berdasarkan laporan ketua kloter BTH-16 HA Razak terdapat dua orang jamaah haji yang meninggal di KKHI Makkah.
Jamaah tersebut atas nama Hasanudin bin Bakareng (58 Th) dengan nomor porsi 0400083349, berasal dari Desa Pengalihan Kecamatan Keritang, Indragiri Hilir yang meninggal pada jumat (7/7/23) pukul 20.45 WAS.
"Jamaah kedua, atas nama Mangatta Pawano bin Pawano Mamuji (89) nomor porsi 0400140256 asal Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, Indragiri Hilir. Meninggal pada Sabtu (8/7/2023) pukul 01.20 WAS dini hari di KKHI Makkah. Jamaah ini tergabung dalam BTH-16," sebutnya.
Sedangkan jemaah ketiga atas nama Nasrun Harunbin Harun Muharam (75) nomor porsi 0400081087 berasal dari Sejangat Bukit Batu Bengkalis. Meninggal pada Sabtu (8/7/2023) pukul 02.33 WAS di Rumah Sakit King Faisal Makkah.
Mahyudi pun menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya jamaah haji asal Riau tersebut.
"Saya atas nama pribadi, Kepala Kantor Kementerian Agama Riau dan PPIH Debarkasi Haji Antara Provinsi Riau menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya tiga orang jemaah haji tersebut. Semoga ibadah hajinya menjadi haji mabrur dan mabrurah, ditempatkan bersama orang - orang yang Allah Ridhai, dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini," ujarnya
Sementara itu saat ini aktivitas jamaah haji kloter BTH-09 sudah diberangkatkan dari bandara King Abdul Azis menuju tanah Air. Direncanakan BTH-09 akan tiba di Pekanbaru pada pukul 17.50 WIB.
Mahyudin berpesan Saat menunggu kepulangan, jamaah diimbau tetap mematuhi pesan-pesan promosi kesehatan yang disampaikan petugas kesehatan haji, mulai dari jangan menunggu haus, hingga tetap memakai Alat Pelindung Diri (APD) setiap menjalankan aktivitas di luar hotel.
"Selain itu, jemaah agar tetap menjaga asupan makanan dan istirahat yang cukup. Hingga pada waktunya kembali ke Tanah Air, jamaah dalam kondisi yang prima dan sehat," harapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
3 Fakta Haji Suarnati, Juragan Kos yang Borong Perhiasan Emas dari Arab
-
Sebanyak 27 Jamaah Haji Debarkasi Batam Meninggal di Mekkah
-
Diundang Ke Istana Putri Ariani, Maia Estianty, Disuguhi Makanan Khas Riau
-
Situasi Terkini Tangki Seribu Batam Usai Rusuh Setelah Penggusuran
-
Menu Makan Jamaah Haji yang Memprihatinkan Ini, Bikin Warganet Geger: "Kaya Makanan Penjara"
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun
-
Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla
-
Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar