SuaraRiau.id - Ustaz Abdul Somad (UAS) diduga menyindir perihal payung elektrik yang ada di halaman Masjid Agung Annur Pekanbaru.
Melalui video singkat, UAS terlihat membagikan video soal payung elektrik tersebut. Ia mengatakan jika merindukan Masjid Nabawi yang berada di Kota Madinah, dapat mengunjungi Masjid Annur di Pekanbaru.
"Yang rindu Masjid Nabawi, silakan datang ke Masjid Raya An-Nur Pekanbaru," tulis UAS di kolom caption unggahan di Instagram pribadinya.
Pada unggahan berdurasi 19 detik tersebut, UAS menunjukkan payung-payung di halaman Masjid Agung Annur.
Kondisi payung-payung tersebut tampak mengenaskan. Rangka-rangka payung tampak menguncup, dengan terpal atau kain payung yang diikat rapi pada rangka tiang payung.
Pada video tersebut, UAS menyebut bahan kain payung tampak seperti terpal biasa yang kerap digunakan untuk bahan banner. Hal ini menyebabkan payung elektrik ini tidak kokoh saat diterpa angin.
"Ini kayak terpal biasa, macam terpal banner. Makanya dia tak kuat kena angin," ujar UAS.
Payung-payung elektrik senilai Rp42 M di halaman Masjid Agung Annur ini diketahui rusak akibat diterpa angin kencang dan hujan es pada akhir Mei 2023 lalu.
Proyek pengerjaan payung elektrik ini juga telah dihentikan lantaran kontraktor yang belum menyelesaikan tugasnya hingga dua kali masa perpanjangan kontrak.
Salah seorang warganet dengan akun @hen*** di kolom komentar meminta KPK untuk mengungkap kasus pembangunan payung elektrik ini.
"@official.kpk berani nggak mengungkap ini ya," tulisnya di kolom komentar.
Warganet lainnya dengan akun @rgu*** mengungkapkan komentar bernada satire yang menyebutkan payung elektrik ini mirip dengan Masjid Nabawi.
"Saya kira beneran di Masjid Nabawi ustadz, saking persisnya," ujarnya.
"Masya Alloh suasan masjid nabawi terlihat di sana ustadz," imbuh @mus***.
"Pengurus Masjid Agung Annur gimana perasaanya ketika semua masyarakat indonesia melihat proyek ini malah kayak gini," timpal @she***.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Panji Gumilang Hamili 27 Santri, UAS dan UAH Desak Pimpinan Al Zaitun Dihukum Mati
-
Pernyataan Tegas UAS Terkait Pondok Pesantren Al Zaytun: Sesat!
-
Habib Rizieq Minta Al Zaytun Segera Ditutup, UAS Ingin Panji Gumilang Ditangkap
-
Apa Hukum Menjual Daging Kurban dan Kulitnya? Simak Penjelasan UAS
-
Beda Makna Amin Kata Panji Gumilang vs Ustaz Abdul Somad, Netizen: Sama-sama Berpeci Tapi Bisa Dipahami Mana yang Bicara Pakai Ilmu
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dianiaya Senjata Tajam
-
Pemerintah Hadir bagi Masyarakat, BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus
-
Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya
-
Puluhan Dokter Spesialis di RSUD Siak Ancam Mogok Kerja, Kenapa?
-
Harga Sawit Riau untuk Produk Mitra Swadaya Meroket Jelang Lebaran