SuaraRiau.id - Idul Adha 1444 H atau lebaran haji tahun ini jatuh pada tanggal 29 Juni mendatang. Biasanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan sapi kurban ke berbagai daerah.
Terkait itu, Pemprov Riau melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) sudah melakukan survei beberapa sapi ke sejumlah peternak.
Sapi-sapi tersebut nantinya akan dijadikan sebagai kandidat hewan kurban bantuan Presiden Jokowi pada 2023 ini.
"Ada 4 sapi sudah kita survei yang memenuhi syarat dijadikan alternatif sapi kurban bantu Presiden. Ke 4 sapi itu juga sudah kami ambil sampel untuk diperiksa kesehatannya," kata Kepala Dinas PKH Riau, Herman, Senin (28/5/2023).
Menurut Herman, saat melakukan survei sapi kurban Presiden, pihaknya juga didampingi Balai Veteriner (BVET) Bukittinggi, Sumatera Barat untuk pengambilan sampel.
Dia mengungkapkan jika empat sapi yang dijadikan sebagai kandidat sapi kurban Jokowi, di antaranya sapi jenis Brahman seberat 906 Kg milik peternak Franto Kukuh Sulahi Rio asal Indragiri Hulu (Inhu).
Kemudian, sapi jenis Limosin seberat 934 Kg miliki peternak Abdul Rohman asal Siak. Lalu, sapi jenis Brahman berat 662 Kg miliki peternak Abdul Rohman asal Siak. Terakhir sapi jenis Brahman berat 809 Kg milik BUMDes Jaya Makmur Lestari asal Kampar.
Lebih lanjut, Herman menyebut bahwa setelah hasil pemeriksaan sampel keluar dan 4 alternatif sapi kurban bantuan Presiden itu dinyatakan sehat, maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan tim seleksi sapi kurban bantu Presiden dari pusat.
"Setelah keluar sampel, baru kita komunikasikan ke tim pengadaan sapi bantuan Presiden. Nanti mereka yang memilih satu sapi dan nego langsung harga dengan peternak. Kemudian setelah dipilih, sapi tersebut akan dititip ke peternak dan diawasi oleh dokter hewan sampai hari H (Idul Adha)," terangnya.
"Bahkan nanti setelah hewan kurban bantu Presiden ini dipotong, dagingnya juga dibawa di labor diperiksa kembali untuk memastikan daging kurban itu benar-benar aman dikonsumsi," sambung Herman.
Berita Terkait
-
Jabatan Gubernur Syamsuar akan Berakhir, Tak Boleh Ada Rotasi Pejabat
-
Sejumlah PNS Pemprov Riau Diperiksa KPK Terkait Proyek Flyover Pekanbaru
-
Jangan Sembarang, Begini 7 Adab Menyembelih Hewan Kurban Menurut Para Ulama
-
Sapi Kurban dari Presiden Jokowi Hitam dan Besar, Harganya Rp 100 Juta
-
Harga Sapi Kurban di Agam Capai Rp 18 Juta, Ada yang Tembus Rp 28 Juta
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu