SuaraRiau.id - Oknum polisi di Bengkalis diduga turut terima uang atas perkara narkoba bareng istrinya yang merupakan seorang jaksa.
Sang suami Bripka BA ikut diperiksa Propam Polres Bengkalis lantaran oknum jaksa berinisial SH itu diduga menilap uang miliaran rupiah terkait perkara narkotika.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya menjelaskan bahwa Bripka BA diringkus di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Sabtu (6/5/2023).
Saat ini Bripka BA telah ditahan oleh Propam Polres Bengkalis. Ia diamankan di tempat khusus dan terancam dipecat tidak hormat jika terbukti bersalah.
Selain Bripka BA, Polres Bengkalis juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk menelusuri dugaan keterlibatan Bripka BA.
"Polres Bengkalis juga telah berkoordinasi dengan Kejari di sana terkait dugaan pelanggarannya," kata Kombes Nandang dikutip dari Antara, Rabu (9/5/2023).
Dikatakan Nandang, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap oknum yang terlibat pelanggaran kode etik, apalagi masuk ke ranah pidana. Polda Riau pun telah mengatensi persoalan itu dan pemeriksaan terus berjalan.
"Tentunya akan ada sanksi tegas jika hasil pemeriksaan terbukti. Polres Bengkalis melalui Propam juga telah memeriksa BA. Perkembangannya akan terus kita informasikan," kata Nandang.
Bukan tak berasalan, selama ini Polda Riau dan jajaran tak pernah berhenti dalam upaya pemberantasan peredaran Narkotika dan mempersempit pergerakan para pengedar. Jika ada oknum yang coba bermain dalam kasusnya, maka sanksi berat sudah menunggu, mulai dari pidana hingga sanksi etik.
Diketahui sebelumnya, kasus ini mencuat bermula saat oknum jaksa berinsial SH diamankan oleh tim Kejati Riau untuk dimintai keterangannya, menyusul laporan masyarakat terkait dugaan menilap uang miliaran rupiah atas perkara narkoba yang bergulir di pengadilan. (Antara)
Berita Terkait
-
Polda Kaltim Pecat 5 Anggotanya Karena Terlibat Kasus Narkoba dan Mangkir dari Tugas
-
Dikabarkan jadi Tersangka, KPK Diam-diam Cekal Sekretaris MA Hasbi Hasan ke Luar Negeri
-
Empat PNS di KPU Bengkalis Ditangkap Terkait Dugaan Korupsi Rp4,5 Miliar
-
Viral Kisah Casis Polri Ikut Seleksi Pakai Baju Robek, Netizen: Kamu Harus Lulus
-
Pria Ini Tewas usai Karaoke di Hotel Pekanbaru, Diduga karena Overdosis
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Mahasiswa Singgung Kinerja SF Hariyanto dan DPRD Riau Tangani Karhutla
-
Kembali ke Sekolah, Siswa di Pekanbaru Diwajibkan Pakai Masker
-
Hajar Persiku Kudus, Begini Detik-detik PSPS Pekanbaru Jebolkan 4 Gol
-
KAMMI Sentil SF Hariyanto, Desak Prabowo Cabut Izin Korporasi Terseret Karhutla
-
Kapolda Riau Minta Polisi Cepat Tangani Laporan: Jangan Nunggu Viral!