SuaraRiau.id - Muhammadiyah memutuskan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah pada Jumat (21/4/2023) besok.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau Dr Hendri Sayuti MAg saat jumpa pers di Gedung Dakwah PW Muhammadiyah Riau jalan KH Ahmad Dahlan 88 Pekanbaru, pada Rabu (19/4/2023) siang.
Turut hadir dalam pertemuan itu, Sekretaris PWM Riau, H Abunawas SAg MM, Bendahara PW Muhammadiyah Riau, Dr Adrian Ali SH MH, Wakil Sekretaris Drs Safriyoes serta Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PWM Riau, Jayus SSos MIKom.
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau Dr Hendri Sayuti MAg mengatakan bahwa Muhammadiyah mengeluarkan ma’lumat penetapan 1 Syawal 1444 H pada Jumat 21 April 2023 menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal.
Hendri Sayuti juga mengatakan bahwa kemungkinan besar ada perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1444 H. Beberapa umat Islam lainnya mungkin akan menetapkan pasa tanggal 22 April 2023.
Namun, menurut Hendri, jika ada perbedaan 1 Syawal, maka bagi Muhammadiyah itu sesuatu yang bersifat ijtihadi.
"Ini lebih berdasarkan metode yang digunakan masing-masing kelompok," ujarnya.
Meski ada perbedaan metode, Hendri berharap jangan sampai karena perbedaan itu esensi Ramadan terlupakan dengan perdebatan tentang metode penetapan jadwal Idul Fitri.
"Indonesia ini sudah disepakati berdasarkan konstitusi. Jadi setiap warga negara bebas mengekspresikan keagamaannya selama tak melanggar konstitusi. Jadi jangan sampai ada opini yang menyebut kondisi ini adalah perpecahan umat Islam. Tapi lebih kepada perbedaan metode saja," paparnya.
Guna mempertegas toleransi antarumat Islam, Muhammadiyah menekankan bahwa penetapan Idul Fitri pada tanggal 21 April murni karena ibadah. Jadi bukan dalam semangat membeda-bedakan. Karenanya, diimbau kepada warga Muhammadiyah Riau tetap menghormati umat Islam lainnya yang masih berpuasa di tanggal 21 April itu.
"Warga Muhammadiyah yang menjalani salat idul fitri di 21 April memang wajib berbuka puasa. Tapi jangan makan minum di depan orang yang masih berpuasa. Ini merupakan bentuk penghargaan kepada umat Islam lainnya yang masih menjalankan puasa dan mengikuti Idul Fitri pada 22 April," ujar Hendri Sayuti.
Hendri Sayuti mengucapkan Selamat merayakan Idul Fitri 1444 H. Jangan melupakan esensi Idul Fitri dan jauhi perpecahan dan perbedaan.
"Mari kita rayakan Idul Fitri ini tetapi juga jangan berlebihan merayakan dengan melakukan open house misalnya," ungkap dia.
Untuk mengakimodir pelakaksanaan salat Id, PW Muhammadiyah Riau telah menginstruksikan PD Muhammadiyah untuk mengkoordinir pelaksanaannya. Berdasarkan data yang dihimpun hingga Rabu sore, telah ada 115 titik lokasi di 12 Kabupaten/Kota di Riau.
Adapun rincian titik lokasi pelaksanaan salat Id sebagai berikut:
Berita Terkait
-
Ini Lokasi Pelaksanaan Salat Idul Fitri 21 April 2023 Warga Muhammadiyah di Bogor
-
Muhammadiyah Rajapolah Tasikmalaya Tidak Diizinkan Shalat Ied di Masjid Kecamatan
-
Ingat dan Catat! Lakukan 9 Kesunnahan Ini sebelum Melakukan Salat Idul Fitri
-
Catat Baik-baik! Ini Lokasi Pelaksanaan Salat Idul Fitri 21 April 2023 Warga Muhammadiyah di Sukabumi
-
Jika Penetapan Idul Fitri Ada Perbedaan, Masjid di Banyumas Ini Siap Menggelar Salat Id Dua Kali
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare
-
Karhutla Masih Membara di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Meranti
-
Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari
-
Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit
-
Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat