SuaraRiau.id - Bupati Meranti Muhammad Adil ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Meranti pada Kamis (6/4/2023) sekitar pukul 21.00 WIB.
Tak hanya Bupati Adil, lembaga antirasuah itu juga mengamankan puluhan pejabat strategis Meranti dan sejumlah pihak swasta.
"Sejauh ini puluhan orang pejabat strategis di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti yang ditangkap KPK," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Jumat (7/4/2023).
Ali Fikri menyatakan jika dari puluhan orang itu, terdapat sejumlah pihak swasta yang turut ditangkap penyidik KPK.
"Dan juga ada pihak swasta," tuturnya.
Lalu berapakah harta kekayaan Bupati Muhammad Adil?
Kekayaan Bupati Meranti
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Muhammad Adil pada 2021 yang dikutip Suara.com pada Jumat (6/4/2023), dia memiliki kekayaan senilai Rp 4.785.577.310.
Rinciannya, 74 bidang tanah dan bangunan yang seluruhnya mencapai Rp 4.367.400.000. Puluhan tanah itu tersebar di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kota Bengkalis, Riau.
Kemudian Adil memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 174.000.000, kas dan setara kas Rp 244.177.310. Tercatat orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak memiliki utang.
Lalu siapakah Bupati Meranti Muhammad Adil? Berikut rangkuman sosoknya yang berhasil dirangkum Suara.com.
Profil Muhammad Adil
Pria yang bernama lengkap Muhammad Adil tersebut dilahirkan di Alah Air, Kepulauan Meranti Riau pada 18 April 1972 silam.
Sebelum menjabat sebagai Bupati Meranti, Muhammad Adil banyak berkiprah di sejumlah organisasi, yakni dari organisasi olahraga seperti Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) dengan menjabat sebagai penasihat hingga Ketua Umum.
Adil merupakan seorang alumnus Universitas Lancang Kuning Pekanbaru. Ia menempuh pendidikan S1 di perguruan tinggi tersebut dan lulus pada tahun 2007 silam.
Adil juga melanjutkan S2nya di perguruan tinggi yang sama pada 2022.
Kiprah di dunia politik
Adil terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Hanura sampai 2018. Beberapa waktu kemudian, Adil 'hijrah' ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada tahun yang sama dengan keluarnya dari Hanura.
Berita Terkait
-
Diciduk KPK! Jejak Kontroversi Bupati Meranti Muhammad Adil: Pernah Ancam Jokowi Angkat Senjata hingga Sebut Kemenkeu Sarang Setan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Pernah Disemprot Mendagri usai Polemik dengan Kemenkeu
-
Bupati Meranti Yang Pernah Sebut Kemenkeu Berisi Iblis Terjaring OTT KPK
-
KPK Maraton Telusuri 4 Pejabat Diduga Miliki Harta Janggal, Apa Hasilnya?
-
Diciduk KPK, Bupati Adil dan Pejabat Meranti Lainnya Dibawa ke Jakarta Hari Ini
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Percepat Pembiayaan Rumah Bagi Masyarakat, Akad Massal Dihadiri Presiden
-
Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa
-
KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli
-
Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap
-
KPK Dalami Proses Penukaran Uang Suhardiman Amby untuk Raja Juli